Skripsi
Tahapan metakognitif peserta didik dalam pemecahan masalah matematika pada materi garis dan sudut / Hanifah Lismaningtias
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan metakognitif peserta didik dalam pemecahan masalah matematika pada materi garis dan sudut kelas VII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Lawang dengan subjek 3 (tiga) peserta didik yang diseleksi dari 32 peserta didik kelas VII A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis wawancara dan dokumentasi. Adapun instrumen penelitian ini adalah soal tes tertulis dan pedoman wawancara. Prosedur penelitian yang dilakukan diawali dengan pembuatan instrumen tes dilanjutkan dengan uji validitas instrumen kemudian melakukan penelitian di lapangan dan terakhir melakukan analisis data yang diperoleh. Metakognitif sebagai kemampuan untuk mengontrol dan memonitor proses kognisi peserta didik sangat membantu proses pemecahan masalah agar dapat dilakukan secara optimal. Tahapan metakognitif terdiri dari tahap planning monitoring dan evaluating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 1 (S1) mampu menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan dari masalah mampu menganalisis pengetahuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah dan mampu menentukan strategi untuk memecahkan masalah namun S1 tidak memenuhi indikator memprediksi waktu untuk memecahkan masalah sedangkan subjek 2 (S2) dan subjek 3 (S3) memenuhi seluruh indikator. Pada tahap monitoring S1 mampu mengerjakan strategi yang disusunnya pada tahap perencanaan dengan melibatkan pengetahuan yang dimilikinya serta menjelaskan langkah penyelesaian yang dilakukan dengan lancar memantau setiap langkah pengerjaan untuk memeastikan bahwa perhitungan yang dilakukannya sudah tepat namun S1 tidak memikirkan strategi lain yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah sedangkan S2 mampu menjalankan strategi yang disusunnya pada tahap pertama dengan melibatkan pengetahuan yang S2 miliki mampu menjelaskan langkah penyelesaian yang dilakukan dengan lancar S2 juga memikirkan ada strategi lain yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah ini namun S2 tidak melakukan pemantauan tiap langkah pengerjaan pada saat menjalankan strategi penyelesaian adapun S3 memenuhi seluruh indikator pada tahap monitoring. Pada tahap evaluating ketiga subjek memenuhi seluruh indikator. S1 S2 dan S3 mampu membuat kesimpulan melakukan pemeriksaan kembali seluruh hasil pengerjaannya dan melakukan revisi terhadap kesalahan yang dilakukan serta memeriksan kesesuian hasil dengan tujuan pemecahan masalah serta menganalisis bagian mana yang dibingungkan ketika melakukan pemecahan masalah.