Skripsi
Pengembangan e-module sistem gerak berbasis inkuiri terbimbing untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI IPA di SMA Nasional Malang / Rutmini Martauli Pakpahan
Abstrak
Keterampilan berpikir kritis ialah salah satu keterampilan abad ke-21 yang harus dimiliki siswa di era digitalisasi saat ini. Akan tetapi fakta menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA masih rendah. Berdasarkan hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa di SMA Nasional Malang diperoleh bahwa pada indikator menjawab pertanyaan siswa berada kategori cukup baik sebesar 61% pada indikator berpikir induksi dan indikator menentukan suatu tindakan diperoleh persentase sebesar 45% dan 47% dan berada pada kategori kurang baik. Hasil belajar kognitif siswa masih tergolong rendah yaitu 47% siswa mendapatkan nilai yang berada di bawah KKM atau kurang dari 75. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar e-module sistem gerak berbasis Inkuiri terbimbing guna melatih keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa yang valid dan praktis. Penelitian ini dikembangkan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahap analyze design develop implement dan evaluate. Akan tetapi pada penelitian ini tidak dilaksanakan tahap implementasi karena materi sistem gerak sudah ditempuh oleh siswa pada saat penelitian dilakukan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil validasi bahan ajar e-module yang sebesar 98% dan materi dengan hasil validasi media 98% dan validasi materi 100%. Sedangkan kepraktisan bahan ajar e-module diperoleh dari guru Biologi dan angket respon siswa. Hasil validasi praktisi pendidikan biologi sebesar 91% sedangkan angket respon siswa dilaksanakan tiga kali uji coba. Uji kepraktisan perorangan sebesar 95 4% kelompok kecil sebesar 82 0% dan kelompok besar 88 7%. Oleh karena itu berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem gerak valid/layak dan praktis untuk digunakan peserta didik sebagai pendamping pembelajaran sistem gerak.