Skripsi
Pengaruh dating violence terhadap self-esteem pada masa dewasa awal dalam hubungan pacaran di Kota Malang / Zabrina Dewi El Riyanto
Abstrak
Hubungan antar individu tidak terlepas dari intimasi. Tahapan perkembangan manusia yang pasti dilalui pada masa dewasa awal yakni intimacy vs isolation. Salah satu hubungan yang melibatkan intimasi yakni hubungan pacaran. Pada beberapa penelitian dihasilkan bahwa pacaran dapat mempengaruhi kepribadian dan kesejahteraan hidup. Hubungan pacaran pada masa dewasa awal dijalin secara lebih dekat dan mendalam serta memiliki dampak lebih terhadap kehidupan antar pasangan salah satunya yakni perkembangan self-esteem. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi self-esteem dalam hubungan pacaran yakni adanya dating violence. Peningkatan kasus dating violence khususnya di Kota Malang terus terjadi setiap tahun. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui gambaran dating violence dan self-esteem. Kemudian mengetahui besarnya pengaruh dating violence dengan self-esteem pada individu masa dewasa awal di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian berupa skala. Sampel yang digunakan sebanyak 105 individu dewasa awal yang dipilih dengan teknik non-probability sampling dengan jenis accidental sampling. Instrumen yang digunakan yakni skala dating violence dan self-esteem. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data penelitian menghasilkan bahwa mayoritas individu dewasa awal dalam hubungan pacaran memiliki kategori dating violence dan self-esteem sedang. Serta terdapat pengaruh signifikan pada dating violence dengan self-esteem sebesar 13 4% dengan arah pengaruh negatif. Artinya kontribusi variabel dating violence yang diberikan terhadap variabel self-esteem sebesar 13 4% semakin kerap individu mengalami dating violence maka semakin negatif self-esteem yang dimiliki dan sebaliknya. Dari penelitian ini diharapkan individu dewasa awal dalam hubungan pacaran penyintas dating violence dapat mengambil langkah dalam mengembalikan self-esteem yang positif. Kepada peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih lanjut terkait variabel lain yang diakibatkan dari adanya dating violence serta memperluas kriteria populasi penelitian.