Skripsi
Analisis imbangan air irigasi di daerah irigasi Garum dan Jatisari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang / Dhea Nur Qomariyah
Abstrak
Pemenuhan kebutuhan air irigasi harus seimbang dengan jumlah air yang tersedia untuk menunjang proses pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil produksi pertanian. Oleh karena itu informasi mengenai jumlah kebutuhan air dan ketersediaan air sangat penting dalam kegiatan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit ketersediaan air di intake DAM Garum dan untuk mengetahui kebutuhan air irigasi di D.I Garum dan D.I Jatisari serta untuk mengetahui imbangan air antara ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi D.I Garum dan D.I Jatisari. Metode yang digunakan untuk menentukan debit andalan 80% adalah metode Weibull sedangkan penentuan nilai kebutuhan air irigasi didasarkan pada perangkat lunak Cropwat 8.0 dengan metode Penman-Monteith dan analisis imbangan air dilakukan dengan menggunakan metode komparatif. Data-data yang digunakan diantaranya 1) data debit intake 2) data iklim 3) data curah hujan 4) data tanah dan 5) data tanaman. Hasil penelitian menunjukkan debit air yang tersedia di intake DAM Garum cenderung tinggi pada musim hujan dan akan cenderung lebih rendah pada musim kemarau selain itu kebutuhan air di D.I Garum dan D.I Jatisari cenderung tinggi ketika musim kemarau dan akan mengalami penurunan ketika musim penghujan serta hasil imbangan air menunjukkan bahwa air yang tersedia di pengambilan Intake DAM Garum tidak dapat mencukupi kebutuhan air irigasi di D.I Garum dan D.I Jatisari hal tersebut ditunjukkan dari adanya defisit air pada bulan-bulan tertentu.