Tesis
Pengembangan modul pembelajaran matematika dalam mengembangkan psikomotor berhitung penjumlahan 1-10 untuk peserta didik berkebutuhan khusus (diskalkulia) Kelas i di SDN 2 Kalipare. / Anton Cahyo Yuwhono
Abstrak
ABSTRAK Yuwhono Anton Cahyo. Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Dalam Mengembangkan Psikomotor Berhitung Penjumlahan 1-10 Untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (Diskalkulia) Kelas I Di SDN 2 Kalipare. Tesis Program Studi Pendidikan Khusus Fakultas Ilmi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Saichudin M. Kes. (II) Dr. Henry Praherdiono M. Pd. Kata Kunci modul pembelajaran matematika berhitung penjumlahan 1-10 diskalkulia. Modul merupakan salah satu bahan ajar dalam bentuk cetak yang digunakan oleh siswa sebagai alat untuk belajar secara mandiri dan digunakan seorang pengajar untuk memberikan materi kepada siswa. Di lapangan peneliti menemukan bahwa belum adanya buku pembelajaran matematika yang dikhususkan utnuk anka diskalkulia sehingga anak diskalkulia diapksakan untuk beljar menggunakan buku pelajaran anak normal. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan Modul Pembelajaran Matematika untuk Peserta Didik Berkebutuhan khusus (Diskalkulia) di Sekolah Dasar Inklusi layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan. Data penelitian ini diperoleh dari hasil pre test dan post test yang dilakukan pada siswa diskalkulia kelas I di SDN 2 Kalipare. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen validasi media dan materi. Kegiatan analisis data dimulai dari pemberian pretest kemudian dilakukan validasi yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi untuk menilai layak atau tidaknya media kemudian melakukan treatment setelah itu dilakukan post test. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil dari validsasi media dan amteri dimana nilai menunjukkan bahwa media layak diuji cobakan dan efisien digunkana dalam pembelajaran matematika di dalam kelas. Dari hasil uji coba produk juga menunjukkan bahwa terdapat penigkatan dalam kemampuan psikomotor berrhitung siswa diskalkulia dimana terdapat penigkatan nilai dari hasil posttest yang sudah dilakukan. Hasil angket respon siswa juga menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika ini dikategorikan sangat baik sehingga modul pembelajaran matematika tersebut sangat efisien digunakan siswa diskalkulia dalam proses pembelajaran matematika kelas I di SDN 2 Kalipare. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul pembelajaran matematika ini layak dan efisien digunakakan sebagai media pembelajaran matematika dalam mengembangkan psikomotor berhitung penjumlahan 1-10 pada siswa diskalkulia kelas I di SDN 2 Kalipare. Diperlukan pengembangan pada media pembelajran matematika ini dalam hal materi pembelajaran supaya bisa digunakan untuk pembelajaran satu semester.