Tesis
Pengembangan media pembelajaran berbasis instagram video pada mata pelajaran PPKN dalam upaya penanaman sikap peduli lingkungan pada siswa di SMA Negeri 2 Kota Blitar / Mardiana Dhomastuti Renaningsih
Abstrak
Kini ilmu pengetahuan dan teknologi telah semakin maju otomatis membuat banyak hal berubah dalam aspek kehidupan karena setelah teknologi semakin meningkat maju otomatis hal ini juga mempengaruhi kemajuan dan perkembangan arus informasi yang ada. Media pembelajaran dengan mengunakan jaringan internet dapa digunakan sebagai media pembelajaran langsung maupun tak langsung. Pendidikan Kewarganegaraan. membelanjakan media pembelajran berbasis media sosial Instagram video adalah salah satu upaya untuk mempermudah guru dan siswa dalam melaksanakan proses kegiatan pembelajaran. Dengan bantuan pendidikan karakter dan program Adiwiyata diharapkan siswa SMAN 2 Kota Blitar dapat menjadi pribadi yang baik dan mengembangkan kepribadian tersebut dengan cara yang bermanfaat bagi siswa dan lingkungan sekolah dan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter sendiri adalah kegiatan yang bertujuan untuk mendidik generasi penerus. Adiwiyata adalah salah satu program yang dibuat dan disusun oleh Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan menciptakan kesadaran serta pengetahuan di kalangan anak yang bersekolah supaya memiliki kesadaran dan menerapkan dirinya untuk menjaga lingkungan. Model penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu model penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R amp D). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022 di SMA Negeri 2 Kota Blitar. Beralamat di Jalan Ciliwung No. 396 Kecamatan Tanggung Kota Blitar. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa Instagram video yang dikembangkan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam penanaman sikap peduli lingkungan dengan memperoleh hasil validasi ahli materi 85% ahli media 95% dan ahli pembelajaran sebanyak 85%. Sedangkan untuk mengetahui kelayakan dan kevalidan Instagram video yang digunakan oleh siswa di dapatkan sebanyak 96% pada uji kelompok kecildan pada uji kelompok besar menjadi 96 8%. Dari hasil analisis data inilah peneliti menyimpulkan bahwa pengembangan Instagram video sebagai media pembelajaran dapat dinyatakan valid dan juga layak digunakan untuk pembelajaran di sekolah maupun di rumah.