Skripsi
Analisis kesalahan huruf kapital dan kelengkapan huruf dalam teks cerita siswa kelas iii SDN Karangsari 2 Kota Blitar / Khilmi Enggar Prastiwi
Abstrak
Penulisan huruf kapital da kelengkapan huruf merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan menulis. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesalahan penulisan huruf kapital dan kelengkapan huruf dalam teks cerita yang mereka tulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penulisa huruf kapital da kelengkapan huruf dalam teks cerita siswa kelas III. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. data yang dianalisis yaitu kesalahan penulisan huruf kapital dan kelengkapan huruf pada hasil tes siswa dan hasil wawancara dengan siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi wawancara tes dan dokumentasi. Hasil tes siswa dianalisis dan dikategorikan berdasarkan kesalahan penulisan huruf kapital dan kelengkapan huruf. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas III melakukan kesalahan penulisan huruf kapital huruf pertama kata awal kalimat dikategorikan rendah dalam persentase kesalahan sebesar 17 27% huruf pertama unsur nama orang dan juga julukan dikategorikan sedang dengan persentase kesalahan sebesar 36% huruf pertama unsur nama geografi dikategorikan tinggi dengan persentase kesalahan sebesar 52% pada nama geografi yang menyatakan asal daerah dikategorikan tinggi dengan persentase 60% dan pada huruf pertama unsur nama hari dan bulan dikategorikan sedang dengan persentase kesalahan sebesar 30%. Kemudian untuk kesalahan kelengkapan huruf diketahui bahwa rata-rata kesalahan siswa dalam kelengkapan huruf tergolong kategori rendah secara keseluruhan dengan persentase sebesar 1 05%. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa siswa banyak melakukan kesalahan penulisan huruf kapital pada nama geografi dan kelengkapan huruf. Terjadinya kesalahan penulisan huruf kapital dan kelengkapan huruf disebabkan oleh siswa dan guru. Adanya kesalahan tersebut sebaikknya segera diatasi agar tidak terulang kemudian hari.