Skripsi
Pengaruh ketersediaan akses media pembelajaran google meet dan performa guru dalam pembelajaran terhadap minat belajar siswa kelas xii RPL dan TKJ pada mata pelajaran dasar desain grafis SMKN 8 Malang / Naufal Thariq Aziz
Abstrak
Perubahan metode pembelajaran dari luring ke daring yang disebabkan oleh diterapkannya kebijakan pembelajaran daring oleh pemerintah membuat tatanan pendidikan di Indonesia berubah. Pembelajaran daring tidak berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan terdapat beberapa kendala yang membuat proses pembelajaran daring terhambat diantaranya adalah kurang tersedianya fasilitas media pembelajaran daring kurangnya kuota internet. Dalam proses pembelajaran daring peran guru dalam menjelaskan materi menjadi titik tumpu utama agar peserta didik tertarik pada mata pelajaran yang diajarkan dan media pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat proses pembelajaran daring serta perbedaan minat yang ada pada peserta didik. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan pada tingkat kehadiran peserta didik di kelas pada saat proses pembelajaran daring pada kelas XII RPL dan XII TKJ serta peserta didik kurang aktif dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Penelitian ini menggunakan metode expost facto yang memiliki arti sesudah fakta denga menggunakan pendekatan kuantitatif dimana data hasil penelitian berupa angka-angka yang harus diolah secara statistika. Populasi dari penelitian ini adalah kelas XII RPL dan kelas XII TKJ dengan total masing-masing 4 kelas RPL dan 4 kelas TKJ dengan total 256 peserta didik. Sampel dari penelitian ini adalah 156 peserta didik kelas XII RPL dan XII TKJ dengan penggunaan metode simple random sampling untuk pengambilan data yang dilakukan. Hasil penelitian mengungkap bahwa tingkat ketersediaan akses media pembelajaran Google Meet berkategori tinggi dengan persentase 50 64% tingkat performa guru dalam pembelajaran berkateogri tinggi dengan persentase 41 02% dan tingkat minat belajar berkategori tinggi dengan persentase 50%. Pengaruh secara parsial antara ketersediaan akses media pembelajaran Google Meet dan minat belajar nilai sig. (0.007 lt 0.05) dan antara performa guru dalam pembelajaran dengan minat belajar nilai sig. (0.000 lt 0.05). Pengaruh secara simultan antara ketersediaan akses media pembelajaran Google Meet dan performa guru dalam pembelajaran dengan minat belajar nilai sig. F (0.000 lt 0.05) dengan nilai R 0.431. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) tingkat ketersediaan akses media pembelajaran Google Meet dan performa guru dalam pembelajaran dalam kategori tinggi dan minat belajar tinggi (2) terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara ketersediaan akses media pembelajaran Google Meet dengan minat belajar dan performa guru dalam pembelajaran dengan minat belajar (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara ketersediaan akses media pembelajaran Google Meet dan performa guru dalam pembelajaran dengan minat belajar.