Skripsi
Fenomena suicidal ideation pada kalangan muda dengan orientasi seksual minoritas / Maulida Salwa Ramadhania
Abstrak
Suicidal ideation merupakan keinginan yang dimiliki oleh seseorang untuk mengakhiri kehidupannya. Suicidal ideation rentan dialami oleh kalangan muda. Orientasi seksual minoritas seperti gay lesbian dan biseksual juga mempengaruhi munculnya ide bunuh diri. Adanya fenomena suicidal ideation pada kalangan muda dengan orientasi seksual minoritas membuat peneliti tertarik untuk meneliti hal tersebut. Fenomena ini menarik untuk dikulik dikarenakan penelitian terdahulu yang menggunakan subjek penelitian individu dengan orientasi seksual minoritas sangatlah terbatas dan lebih banyak difokuskan pada upaya preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab munculnya suicidal ideation pada kalangan muda dengan orientasi seksual minoritas dan untuk mengetahui bagaimana kalangan muda dengan orientasi seksual minoritas menyikapi munculnya suicidal ideation. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan dipilih sebanyak tiga orang dengan kriteria yaitu kalangan muda berusia 16-30 tahun memiliki Orientasi Seksual Gay/Lesbian/Biseksual dan memiliki keinginan atau pemikiran untuk mengakhiri hidup. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara kepada subjek penelitian dan significant others serta studi dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data penelitian dilakukan melalui uji kredibilitas uji transferabilitas uji dependabilitas dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi munculnya ide bunuh diri pada kalangan muda dengan orientasi seksual minoritas yaitu perubahan sosial orientasi seksual minoritas dan kondisi psikologis. Saat Subjek memiliki suicidal ideation mereka telah berusaha untuk melakukan afirmasi positif dan kontrol diri. Namun mereka masih menyikapi ide bunuh dirinya dengan cara-cara yang negatif seperti mendistraksi diri menyakiti diri dan mengisolasi diri. Hal yang membuat Subjek tetap bertahan untuk terus hidup yaitu hubungan interpersonal dengan orang lain dan orang tua yang Subjek miliki. Subjek disarankan untuk mendapatkan layanan responsif dalam bentuk konseling bidang pribadi dengan menggunakan pendekatan multikultural yang salah satu variabel pembahasaannya adalah orientasi seksual.