Skripsi
Pengembangan panduan teknik bermain untuk mengurangi perilaku agresi verbal siswa SMP / Gita Yuliana Salsabilla
Abstrak
Tindak kekerasan pada anak di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya dimana kekerasan verbal menjadi salah satu kasus yang mencapai presentase yang tinggi dengan dibuktikan maraknya penggunaan kata kasar dan kotor baik melalui lisan maupun tulisan. Teknik bermain merupakan suatu metode yang dapat menjadi alternatif untuk mengurangi perilaku agresi verbal siswa namun panduan yang menggunakan teknik tersebut belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berbentuk buku panduan konseling dengan teknik bermain yang teruji kegunaan ketepatan kemudahan dan kemenarikan sebagai pedoman untuk memberikan layanan bagi konselor dalam mengurangi perilaku agresi verbal pada siswa SMP. Metode dalam penelitian menggunakan model Research and Development (R amp D) milik Borg W. R. amp Gall (1983) yang dipangkas menjadi lima tahapan hingga pada tahap revisi validasi produk. Uji validasi menggunakan angket berskala yang mencakup spesifikasi keberterimaan dengan melibatkan ahli materi ahli media serta calon pengguna produk. Hasil data yang didapatkan terdiri atas data kuantitatif dan data deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan merupakan analisis kuantitatif dengan menggunakan Inter-rater agreement model (Gregory 2011) dan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil uji validasi yang didapat dari ahli materi menunjukkan indeks validitas sebesar 0 73 dan termasuk dalam kategori yang tinggi hasil yang didapat ahli media menunjukkan indeks validitas 0 84 dan termasuk dalam kategori yang sangat tinggi serta hasil yang didapat dari calon pengguna menunjukkan indeks validitas sebesar 1 00 dan termasuk dalam kategori yang sangat tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa panduan yang dikembangkan telah layak serta memenuhi kriteria keberterimaan untuk dipergunakan oleh konselor dalam melaksanakan layanan konseling di sekolah. Hasil pengembangan produk masih memiliki banyak kekurangan diharapkan peneliti selanjutnya dapat memperbaiki keterbatasan yang ada dalam panduan tersebut serta dapat menguji keefektifannya sehingga dapat dipergunakan oleh konselor sebagai upaya dalam mengurangi perilaku agresi verbal siswa SMP.