Skripsi
In silico senyawa bioaktif daun kelor (moringa oleifera) terhadap alkaline phosphatase (ALP) sebagai kandidat obat kanker hati / Ikrimatul Hasnah
Abstrak
Kanker hati merupakan salah satu jenis kanker yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia. Kadar enzim dalam hati yang tinggi dapat mempengaruhi terjadinya kanker. Salah satu enzim hati yang berperan dalam proliferasi sel kanker ialah Alkaline phosphatase (ALP). ALP bekerja pada NOR kromosom dimana terjadi perubahan lokalisasi siklus sel enzim ini juga dapat mengatur ekspresi gen. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tinggi salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan serta berpotensi sebagai antikanker yaitu Moringa oleifera. Penelitian berfokus pada 33 senyawa bioaktif daun kelor sebagai kandidat obat kanker hati dalam menghambat aktivitas ALP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi senyawa bioaktif daun kelor sebagai inhibitor ALP pada kanker hati secara in silico sebagai studi pendahuluan sebelum dilakukannya penelitian in vivo maupun in vitro. Skrining kemiripan obat uji toksisitas potensi nilai Probability activity (Pa) dan pengujian SWISSADME dilakukan pada penelitian. Preparasi struktur 3D diperoleh dari laman PubChem dan struktur 3D protein diperoleh dari laman RSCB PDB. Molecular docking dilakukan dengan software PyRx yang terintegrasi Autodock Vina. Visualisasi hasil docking dilakukan dengan software Pymol dan Ligplot . Isorhamnetin quercetin epicatechin dan kaempferol merupakan senyawa potensial sebagai kandidat obat kanker hati karena memiliki nilai binding affinity lebih negatif dibandingkan kontrol (levamisol) potensi Pa yang tinggi adanya kesamaan residu asam amino serta menempati daerah binding site protein sesungguhnya.