Skripsi
Pengaruh financial distress dan good corporatre governance terhadap manajemen laba di perusahaan hotel, restoran, dan pariwisata / Amalia Rahma Putri
Abstrak
Salah satu sektor bisnis yang terdampak negatif karena pandemi di Indonesia adalah hotel restoran dan pariwisata yang ditunjukkan dengan penurunan laba di tahun 2020-2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah financial distress mendorong manajemen laba dan apakah Good Corporate Governance (GCG) dapat menekan tendensi manajemen laba di perusahaan hotel restoran dan pariwisata saat pandemi Covid-19. GCG yang tersusun atas kepemilikan manajerial komite audit dan dewan komisaris independen menjadi faktor penting dalam tindakan manajemen laba. Financial distress diukur dengan T-score. Sampel penelitian ini ialah 62 bisnis perhotelan pariwisata dan restoran pada tahun 2020-2021. Pengolahan data yang menggunakan analisis regresi data panel menunjukkan bahwa perusahaan hotel restoran dan pariwisata tidak mengalami financial distress karena hanya ada beberapa entitas yang berada di zona distress. Semua perusahaan yang diteliti melakukan manajemen laba positif yang berarti menaikkan laba secara abnormal. Selain itu tingginya tingkat financial distress perusahaan memengaruhi kecilnya diskresi manajemen untuk mengelola laba karena perusahaan dengan kondisi keuangan yang kurang baik cenderung tidak memiliki celah untuk mengelola laba. Kepemilikan manajerial ditemukan menurunkan manajemen laba karena manajemen akan lebih waspada saat mengambil keputusan yang akan berdampak terhadap return pemegang saham. Sementara itu fungsi pengawasan dari dewan komisaris independen dan komite audit tidak efektif dalam mencegah manajemen laba.