Skripsi
Hubungan konsep diri dan asertivitas siswa SMA Negeri di Kota Malang / Fidellin Tartila Qorina
Abstrak
Masa remaja merupakan periode ketika individu mulai mencari jati diri melalui eksplorasi untuk mendapatkan pengalaman baru. Tidak jarang remaja melakukan kegiatan negatif yang dipengaruhi oleh teman sebaya. Asertivitas yang baik memiliki peranan penting supaya remaja dapat berkehendak sesuai dengan keinginannya sendiri dan menghindari pengaruh buruk dari lingkungan. Remaja juga membutuhkan konsep diri yang positif sebagai pondasi dasar identitas yang kokoh sehingga tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsep diri dan asertivitas siswa SMA negeri di Kota Malang beserta hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang melibatkan sampel sebanyak 126 siswa SMA dari beberapa SMA negeri di Kota Malang. Sampel tersebut didapatkan melalui accidental sampling. Penelitian dilakukan menggunakan skala konsep diri dan skala asertivitas yang disusun secara mandiri oleh peneliti berdasarkan teori konsep diri oleh Calhoun amp Acocella (1990) serta teori asertivitas oleh Alberti amp Emmons (2017). Hasil uji korelasi Pearson antara konsep diri dan asertivitas menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat dengan nilai koefisien sebesar 0 678 serta signifikansi sebesar 0 000 (p lt 0 05). Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa konsep diri memiliki hubungan yang kuat dengan asertivitas pada siswa SMA negeri di Kota Malang.