Tesis
Analisis peluang kerja siswa jurusan teknik alat berat di Daerah perbatasan Indonesia-Malaysia / Hasbi
Abstrak
Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lulusan yang dicetak untuk memiliki kemampuan bekerja pada bidang pekerjaan. Permasalahan yang dihadapi pada saat ini adalah kurang terserapnya lulusan teknik alat berat yang ada di daerah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesi dengan Negara ldquo Jiran rdquo Malaysia. Fokus penelitian pada (1) Mendeskripsikan dan menganalisis peluang kerja Jurusan Teknik Alat Berat jabatan Mekanik Yunior pada industri di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia (2) Mendeskripsikan dan menganalisis peluang kerja Jurusan Teknik Alat Berat jabatan Operator Alat Berat Yunior pada industri di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis multycase studies. Sumber data diambil dari informan yang memiliki pengaruh besar atas fokusan yang diambil. Prosedur pengumpulan data pada penelitian menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan terkait fokus pertama Analisis peluang kerja siswa jurusan teknik alat berat jabatan Mekanik Yunior alat berat pada pada Industri di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia mengenai kompetensi seorang mekanik Yunior yang dibutuhkan industri ialah Mekanik Yunior harus memiliki kompetensi umum atau disebut juga dengan soft skill dan kompetensi inti atau hard skill. Masing-masing mekanik yakni mekanik engine dan mekanik hidrolik memiliki kompetensi umu atau soft skill yang sama yakni kemampuan menerapkan budaya K3LH di lingkungan kerja dan memiliki kemampuan dalam berkomunikasi di tempat kerja. Sedangkan hard skill masing-masing mekanik memiliki perbedaan. Hard skill mekanik engine Yunior diantaranya adalah mempu mengidentifikasi engine diesel mampu melaksanakan pemeliharaan harian mampu melaksanakan pemeliharan berkala mampu melaksanakan minor repair mampu membongkar dan memasang komponen sesuai dengan instruksi dan mampu menyusun laporan hasil pekerjaan. Sementara untuk hard skill yang harus dimiliki oleh seorang mekanik hidrolik Yunior adalah mampu mengidentifikasi system hidrolik mampu melakukan pemeliharaan system hidrolik dan mampu untuk menyusun laporan hasil pekerjaan. Pada fokus penelitian yang kedua Analisis peluang kerja siswa Jurusan Teknik Alat Berat jabatan Operator Alat Berat Yunior pada Industri di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia mengenai operator Yunior yakni operator Wheel excavator Yunior dan operator Backhoe louder memiliki kompetensi umum atau soft skill yang sama yakni kemampuan menerapkan budaya K3LH di lingkungan kerja dan memiliki kemampuan dalam berkomunikasi di tempat kerja. Sedangkan hard skill masing-masing operator Yunior memiliki perbedaan. Hard skill operator excavator Yunior diantaranya adalah melakukan pemeliharaan harian mengoperasikan unit untuk penggalian dan pemindahan material sesuai dengan instruksi pembuatan saluran atau parit pembuatan terasering dan mampu mengoperasikan unit saat pindah lokasi kerja. Sedangkan hard skill yang harus dimiliki oleh seorang operator Backhoe louder Yunior adalah pemeliharaan harian unit sebelu operasi mampu mengoperasikan attachment louder mampu mengoperasikan attachment backhoe mampu menaikan dan menurunkan unit dari/ke truck trailer mampu melakukan pemeliharan haria unit setelah operasi dan mampu membuat laporan harian pasca operasi.