Disertasi
Pengembangan panduan bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai catur budi dalam pitutur luhur untuk meningkatkan resiliensi siswa SMP di Surabaya / Denok Setiawati
Abstrak
Resiliensi bagi siswa SMP adalah hal yang penting karena resiliensi yang tinggi akan menjadikan siswa tangguh ketika menghadapi masalah dalam hidupnya. Selain itu konselor memiliki tugas membantu memfasilitasi perkembangan peserta didik agar mencapai standar kemandirian baik yang berhubungan dengan landasan hidup religius perilaku etis intelektualitas serta landasan kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai catur budi yang memenuhi kriteria akseptabilitas serta menguji keefektifan bimbingan kelompok bermuatan nilai catur budi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan sepuluh tahapan penelitian yang mengacu pada oleh Borg amp Gall. Subyek penelitian ini antara lain 1 ahli media 3 ahli materi 3 ahli media 3 pengguna (guru BK) dengan persyaratan tertentu serta 16 siswa SMP kelas 9 dan didapat secara random dan di kelompokkan ke dalam kelompok kontrol serta kelompok eksperimen. Metode pengumpul data yang digunakan menggunakan skala ahli budaya skala ahli materi skala ahli media skala pengguna dan skala resiliensi. Teknik analisis data untuk ahli media dan pengguna menggunakan interpretasi skala ahli materi dan ahli media menggunakan inter-rater reliability (IRR) koefisien korelasi antar kelas (Intraclass Corelation Coefficient ICC) dan alpha dan efektivitas produk menggunakan uji Wilcoxon serta Mann-Whitney. Adapun penilaian berbentuk saran penganalisaannya adalah dengan dideskripsikan. Hasil uji lapangan yang terdiri dari ahli budaya mendapatkan perhitungan skor 35 dengan kategori sangat akseptabel hasil uji ahli materi didapatkan nilai ICC 0 76 yang berda pada kategori istimewa dan alpha 0 7 kategori baik. Hasil uji ahli media didapatkan nilai didapatkan nilai ICC 0 96 yang berada pada kategori istimewa dan alpha 0 74 yang berada pada kategori baik. Uji efektivitas dengan teknik Mann-Whitney didapatkan hasil 0 001 lt 0 05 maknanya adalah ada beda yang berarti tingkat resiliensi siswa pada group eksperimen dengan grup kontrol. Hasil uji lapangan awal dengan ahli budaya ahli materi media dan pengguna menunjukkan bahwa panduan yang dikembangkan telah memeni kriteria akseptabilitas dan hasil uji efektivitas juga menunjukkan bahwa bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai catur budi efektif untuk meningkatkan resiliensi siswa SMP di Surabaya. Penelitian ini memiliki kontribusi pada keilmuan konseling terutama dalam layanan bimbingan kelompok bermuatan kearifan lokal dalam membantu siswa meningkatkan resiliensinya. Penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan fokus pada satu nilai serta menggunakan desain penelitian yang lain.