Skripsi
Persepsi orang tua tentang kesenjangan pendidikan anak perempuan ditinjau dari pendidikan ekonomi keluarga (studi kasus pada pedagang Suku Madura di Pasar Tanjung Kota Mojokerto) / Ardila Vira Nur Rahman
Abstrak
Permasalahan mengenai pendidikan di negara Indonesia sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dengan bunyi bahwa setiap warga negara Indonesia wajib mendapatkan akses pendidikan. Atau bisa diartikan bahwa baik laki-laki maupun perempuan mempunyai hak yang sama dalam menempuh pendidikan tanpa ada pembeda baik gender atau hal lainnya karena mengenyam pendidikan merupakan hak setiap orang. Namun kenyataannya pada lingkungan pasar tanjung Kota Mojokerto masih terdapat kesenjangan pendidikan khususnya bagi anak-anak perempuan dimana orang tua pedagang Madura tidak memberikan akses pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk para anak perempuannya. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai bagaimana persepsi orang tua dan faktor yang mempengaruhi dalam kesenjangan pendidikan anak perempuan pada kalangan pedagang di Pasar tanjung Kota Mojokerto. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenalogi. Teknik pengambilan purposive sampling. Dalam penelitian ini dilakukan analisa mengenai apa saja persepsi orang tua dalam kesenjangan pendidikan anak perempuan dan faktor yang melatarbelakangi hal tersebut. Dari hasil penelitian mendapatkan bahwa Persepsi orang tua dalam kesenjangan pendidikan anak perempuan masih kurang baik. terdapat beberapa faktor yang mendorong terjadinya kesenjangan pendidikan bagi anak perempuan pedagang madura seperti (1) adat budaya masyarakat (2) perekonomian keluarga (3) pola pikir amp tingkat pendidikan orang tua (4) pola pendidikan ekonomi (5) pola fikir anak.