Skripsi
Pengembangan vlog situs tegalsari (v-sitri) berbasis leaflet qr-code sebagai media pembelajaran sejarah untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas X IPS SMAN 1 Bungkal Ponorogo / Nabilla Julyanayu Mayastika
Abstrak
Pada kegiatan pembelajaran pengembangan sebuah materi dan media pembelajaran tentu harus memperhatikan potensi yang terdapat di sekolah. Dalam hal ini potensi yang dimiliki SMAN 1 Bungkal adalah dekat dengan salah satu situs sejarah lokal di Kabupaten Ponorogo yaitu Situs Tegalsari yang mana bisa dijadikan materi untuk pembelajaran di kelas. Selain itu SMAN 1 Bungkal juga sangat berpotensi untuk dikembangkan media pembelajaran sejarah digital karena sudah tersedianya jaringan Wi-Fi di setiap kelas dan siswa diperbolehkan untuk membawa smartphone. Selain potensi di SMAN 1 Bungkal juga ditemukan beberapa masalah yakni jarang dikembangkannya materi sejarah lokal seperti sejarah lokal tentang Situs Tegalsari sehingga siswa banyak yang tidak paham dengan materi tersebut serta media pembelajaran yang digunakan tidak variatif. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan menguji validitas kelayakan dan efektivitas media pembelajaran Vlog Situs Tegalsari (V-Sitri) berbasis leaflet QR-Code dengan materi tentang bangunan-bangunan peninggalan sejarah masa Islam di Situs Tegalsari yang ditujukan untuk kelas X IPS SMAN 1 Bungkal. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan yakni potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi desain uji coba produk revisi produk uji coba pemakaian revisi produk final dan produksi massal. Pada tahap validasi materi didapatkan persentase sebesar 98 75% dan untuk validasi media memperoleh persentase sebesar 96 88% sehingga produk V-Sitri berbasis leaflet QR-Code dinyatakan sangat valid. Setelah validasi maka berlanjut pada tahap uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Uji coba kelompok kecil dilakukan dengan responden sebanyak 10 siswa dengan hasil 92%. Kemudian untuk uji coba kelompok besar dilakukan dengan responden 20 siswa memperoleh persentase sebesar 94%. Dari hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar tersebut dapat diketahui bahwa produk media pembelajaran V-Sitri berbasis leaflet QR-Code ini termasuk dalam kategori sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran sejarah. Selain itu rata-rata post-test siswa dalam uji coba kelompok kecil adalah 69 3 sehingga mendapat skor 1 066 sedangkan rata-rata post-test siswa dalam uji coba kelompok besar mencapai 72 3 sehingga mendapat skor 1 112 dengan KKM mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Bungkal adalah 65. Dari hasil uji efektivitas tersebut dapat diketahui bahwasanya media pembelajaran ini sangat efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar sejarah siswa. Hal ini karena media pembelajaran V-Sitri berbasis leaflet QR-Code merupakan media berbasis IT dengan muatan sejarah lokal dan banyak disertai ilustrasi termasuk video maupun gambar-gambar yang mendukung.