Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbantuan powtoon materi menyusun kalimat tanya kelas v di SDN Pakunden 2 Kota Blitar / Evita Nuraini
Abstrak
Media pembelajaran berbasis powtoon dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada materi menyusun kalimat tanya. Dengan menerapkan media tersebut dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Selain itu siswa dapat memahami matei pembelajaran dengan baik sehingga proses kegiatan belajar dapat berjalan dengan efektif. Pemilihan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dapat menciptakan siswa menjadi lebih aktif untuk ikut serta dalam kegiatan pembelajaran. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian dan pengembangan ADDIE. Model ADDIE merupakan model penelitian dan pengembangan yang mudah dipahami dan mudah diterapkan. Menurut Sugiyono (2015) penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE mempunyai lima tahapan yaitu analisis (analysis) desain / perancangan (design) pengembangan (development) implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Hasil validasi ahli media memperoleh nilai validasi sebesar 95% dengan kategori sangat valid dan memperoleh keputusan uji dapat digunakan tanpa revisi. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh nilai validasi sebesar 96 15% dengan kategori sangat valid dan memperoleh keputusan uji dapat digunakan tanpa revisi. Hasil validasi oleh pengguna (guru) memperoleh nilai validasi sebesar 93 47 dengan kategori sangat praktis dan menarik. Berdasarkan hasil pengisian angket respon siswa pada uji coba skala kecil memperoleh presentase sebesar 98 61% kategori sangat menarik dengan keputusan uji dapat digunakan tanpa revisi. Hasil uji coba skala besar media pembelajaran berbasis powtoon memperoleh hasil persentase 98 5% kategori sangat menarik dan praktis dengan keputusan uji dapat digunakan tanpa revisi. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk yang telah dilakukan media pembelajaran berbasis powtoon materi Menyusun kalimat tanya memperoleh kategori sangat valid menurut para ahli yaitu ahli media ahli materi dan pengguna (guru) serta sangat praktis dan menarik bagi siswa.