Skripsi
Potensi formulasi brownies tepung daun kelor sebagai makanan pendamping bernutrisi bagi ibu menyusui / Febriandari Annisa Murti
Abstrak
Pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan. Akan tetapi masih banyak bayi di Indonesia yang tidak mendapatkannya. Beberapa faktor yang mempengaruhi permasalahan ini dapat berupa kekurangan nutrisi kurangnya pengetahuan ibu dan kecemasan pasca melahirkan. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengkonsumsi makanan bergizi seperti daun kelor. Pengolahan daun kelor sebagai makanan alternatif dapat dijadikan sebagai brownies karena kandungan antioksidan yang tinggi dan rendah kalori. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui daya terima konsumen terhadap brownies tepung daun kelor dan menganalisis kandungan gizi dari brownies tersebut sebagai makanan pendamoing bernutrisi untuk ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan panelis terhadap brownies tepung daun kelor juga menganalisis kandungan gizinya. Penilaian dilakukan pada panelis ibu menyusui dengan pemberian tiga kombinasi tepung daun kelor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi 2 dengan penambahan 30 gram tepung daun kelor menghasilkan brownies dengan rasa aroma warna dan tekstur yang paling disukai oleh panelis. Brownies ini memiliki kandungan protein sebesar 6 06% lemak 21 46% air 15 73% abu 2 91% dan karbohidrat 55 15%. Untuk kandugan mineral berupa kalsium 2 67 ppm Magnesium 6 81 ppm Zat besi 20 87 ppm. Meskipun dalam satu takaran saji (30 gram) brownies tepung daun kelor belum dapat mencukupi 10% kebutuhan energi harian ibu menyusui namun produk ini dapat menjadi alternatif cemilan yang bergizi dan sehat.