Disertasi
Pengembangan model problem based computer-supported collaborative learning (pbcscl) untuk memberdayakan keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kolaboratif, keterampilan metakognitif, dan hasil belajar kognitif mahasiswa calon guru biologi / Dani Ramdani
Abstrak
Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak serius pada semua jenis lembaga pendidikan. Untuk menekan penyebaran virus lembaga pendidikan telah melakukan penutupan fisik lembaga mereka dan mengganti lingkungan belajar mereka menjadi pembelajaran online. Hal ini memaksa para guru dan siswa untuk menyesuaikan pembelajaran dalam waktu yang sangat cepat terlepas dari apakah mereka sudah siap atau belum menghadapi pembelajaran secara online. Oleh karena itu pada situasi yang sulit diprediksi seperti saat ini salah satu kebutuhan yang sangat mendasar adalah memastikan kegunaan dari berbagai platform online digital dapat secara konsisten memberdayakan berbagai keterampilan hidup abad ke-21 seperti keterampilan berpikir kritis keterampilan berpikir kreatif keterampilan kolaboratif keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Berdasarkan fakta tersebut penting untuk mempersiapkan skenario pembelajaran yang menghasilkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi bagi mahasiswa yang pada akhirnya dapat menjamin kesuksesan pembelajaran abad-21 selama pandemi maupun setelah pandemi ini usai. Problem Based Computer-Supported Collaborative Learning (PBCSCL) merupakan penggabungan dari model pembelajaran PBL dan strategi CSCL. Model ini dikembangkan dengan tujuan untuk menutupi masing-masing kelemahan dari PBL dan CSCL dengan masing-masing kelebihannya. Model ini dirancang untuk dapat menjawab tantangan pembelajaran pada masa yang tidak menentu seperti sekarang ini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan sebuah model PBCSCL yang memiliki validitas didukung oleh dasar teoretis dan bukti empiris yang kuat. Selain itu tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model PBCSCL yang praktis dengan struktur yang mudah diterapkan dalam konteks praktik lapangan. Selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah model PBCSCL yang efektif dalam menggerakkan berbagai keterampilan abad ke-21 termasuk keterampilan berpikir kritis kreatif kolaboratif metakognitif dan hasil belajar kognitif. Pengembangan model PBCSCL ini mengikuti metode pengembangan yang telah dikemukakan oleh Plomp yang melibatkan tiga tahap utama tahap penelitian pendahuluan tahap pengembangan dan tahap penilaian. Selanjutnya untuk mengevaluasi efektivitas dari model pembelajaran PBCSCL ini penelitian dilakukan dalam bentuk eksperimen semu dengan menggunakan desain nonrandomized control-group pretest ndash posttest design dengan rancangan 3x2 (pembelajaran model PBCSCL model online PBL dan pembelajaran konvensional). Populasi pada penelitian ini seluruh mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Siliwangi sedangkan sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang memprogram mata kuliah Biologi Umum pada semester gasal untuk uji coba model secara terbatas dan mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia semester genap untuk uji coba secara luas tahun akademik 2021/2022 melalui penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan kelas eksperimen kelas kontrol positif dan kelas kontrol negatif maka dilakukan uji kesetaraan berdasarkan IPK yang diperoleh selama 5 semester sebelum penelitian dilakukan. Hasil uji kesetaraan menunjukkan ketiga kelas setara selanjutnya teknik cluster random sampling digunakan untuk menentukan kelas eksperimen kelas kontrol positif dan kelas kontrol negatif penelitian. Instrumen dalam penelitian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu instrumen untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran dan instrumen untuk mengukur output dari proses pembelajaran berupa kemampuan berpikir kritis kreatif kolaboratif metakognitif dan hasil belajar kognitif. Instrumen untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran dilakukan dengan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran yang dinilai oleh observer dengan cara mengamati proses pembelajaran. Lembar observasi diisi dengan menggunakan ceklis pada pernyataan yang sesuai dengan aktivitas pembelajaran. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis kreatif metakognitif kolaboratif dan hasil belajar kognitif. Analisis inferensial dilakukan dengan menggunakan ANCOVA untuk menguji hipotesis penelitian. Penelitian pengembangan telah menghasilkan model PBCSCL yang valid praktis dan efektif dalam memberdayakan keterampilan berpikir kritis keterampilan berpikir kreatif keterampilan kolaboratif keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif mahasiswa pendidikan biologi. Hasil penelitian eksperimen semu menunjukkan (1) penggunaan model PBCSCL dan Online PBL sama baiknya dalam memberdayakan berpikir kritis dibandingkan dengan pembelajaran konvensional (2) penggunaan pembelajaran PBCSCL sama baiknya dengan Online PBL dalam memberdayakan keterampilan berpikir kreatif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional (3) penggunaan pembelajaran PBCSCL lebih baik daripada online PBL dalam memberdayakan keterampilan kolaboratif dan pembelajaran Online PBL lebih baik dalam memberdayakan keterampilan kolaboratif dibandingkan kelas konvensional (4) penggunaan pembelajaran PBCSLC dan Online PBL sama baiknya dalam memberdayakan keterampilan metakognitif dibandingkan pembelajaran konvensional dan (5) penggunaan pembelajaran PBCSCL lebih baik daripada Online PBL dalam memberdayakan hasil belajar kognitif dan pembelajaran online PBL lebih baik daripada pembelajaran konvensional dalam memberdayakan hasil belajar kognitif pada mahasiswa pendidikan biologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PBCSCL efektif dalam memberdayakan keterampilan berpikir kritis keterampilan berpikir kreatif keterampilan kolaboratif keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Oleh karena itu model pembelajaran PBCSCL dapat dijadwalkan secara berkala untuk mendorong pemberdayaan keterampilan berpikir kritis keterampilan berpikir kreatif keterampilan kolaboratif keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian ini juga dimungkinkan untuk menerapkan model PBCSCL pada mata kuliah lain dengan mengkaji keterampilan berpikir kritis kreatif kolaboratif metakognitif dan hasil belajar kognitif yang diduga kuat dapat terpengaruh oleh penggunaan model PBCSCL.