Skripsi
Fungsi tari kecetan pada tradisi keduk beji di Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi / Satriyo Yudho Wijanarko
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang fungsi tari Kecetan yang terdapat pada upacara KedukBeji.Tujuannya untuk mengkaji fungsi tari Kecetan yang termuat dalam prosesi upacara ritualKeduk Beji agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam memahami fungsi dari tari Kecetan itusendiri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yangdiperoleh dari wawancara bersama narasumber. Narasumber kunci yaitu Patut (62th) sebagaiJuru Silam Tawun Sri Widajati (70th) sebagai pendiri sanggar Sri Budhaya Lanjar (47th)sebagai pemberi komando dalam prosesi keduk beji Imam Jaka Sulistyo (56th) sebagai penariTari Kecetan dan Sulis (54th) sebagai kepala sesi kebudayaan dinas pendidikan KabupatenNgawi. Selain itu juga dilakukan observasi secara langsung di tempat berlangsungnya upacaraKeduk Beji bersama Juru Silam sendang Tawun. Data-data yang telah terkumpul selanjutnyadilakukan triangulasi sumber dan metode. Data yang valid dikelompokan berdasarkan topikserta dilakukan interpretasi hasil penelitian yang menunjukan (1) Fungsi tari Kecetan dan (2)Serangkaian Upacara Keduk Beji.