Skripsi
Pengaruh perbedaan spektrum cahaya terhadap jumlah sel chlorella vulgaris dengan co-culture bakteri penghasil iaa dan pemfiksasi nitrogen / Almas Rihadatul \'Ais
Abstrak
Revolusi industri menyebabkan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan peningkatan kebutuhan bahan bakar fosil. Biofuel merupakan bahan bakar alternatif yang dapat dihasilkan dari mikroalga. Chlorella vulgaris merupakan mikroalga yang sangat berpotensi dikembangkan guna menghasilkan biofuel. Optimasi pertumbuhan C.vulgaris perlu dilakukan untuk meningkatkan biomassa C.vulgaris. Kualitas cahaya merupakan factor penting dalam pertumbuhan C.vulgaris khususnya dalam proses fotosintesis. Penelitian ini dilakukan dengan dua faktor perlakuan yaitu spektrum cahaya dan teknik kultur dengan tiga kali ulangan. Cahaya yang digunakan yakni merah (625 nm) kuning (590 nm) biru (460 nm) dan putih. Teknik kultur dalam penelitian ini dilakukan secara mono-culture dan co-culture (penambahan bakteri penghasil IAA dan pemfiksasi nitrogen). Data hasil penelitian dianalisis dengan Anova Faktorial 5% dan diuji lanjut dengan DMRT 5%. Hasil penelitian didapatkan bahwa perbedaan spektrum cahaya dan teknik kultur berpengaruh nyata terhadap jumlah sel C.vulgaris tetapi tidak ada interaksi antara perbedaan spektrum Cahaya dengan Teknik kultur. Perlakuan terbaik untuk mendapatkan jumlah sel C.vulgaris tertinggi yaitu sebesar 38 27x106 sel/mL dari perlakuan penyinaran cahaya merah (625 nm) dengan co-culture.