Skripsi
Hubungan fear of missing out (fomo) dan kecenderungan aktualisasi diri pada content creator tiktok / Hening Cahya Ridhayanti
Abstrak
Manusia yang mencapai aktualisasi diri adalah individu yang berfungsi penuh yakni seseorang yang menggunakan kapasitasnya merealisasikan potensi serta bakatnya dan terus bergerak maju sehingga dapat memahami dirinya secara utuh dan seluruh pengalamannya dalam hidup. Sebagai content creator harus terus melakukan riset dan mengetahui perkembangan tren saat ini sehingga dapat menyebabkan seseorang merasa cemas dan khawatir jika tertinggal informasi atau disebut sebagai fear of missing out (FoMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara fear of missing out (FoMO) dan kecenderungan aktualisasi diri pada content creator TikTok dengan metode kuantitatif korelasional. Subjek yang digunakan adalah content creator TikTok di kalangan Gen Z yang berusia 13-28 tahun. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala yaitu adaptasi skala fear of missing out (FoMO) oleh Przybylski (2013) yang terdiri dari 10 item serta skala kecenderungan aktualisasi diri yang dikonstruksikan berdasarkan 5 aspek dari teori aktualisasi diri Carl Rogers yang berisi 38 item. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefesien korelasi atau nilai r sebesar 0 361 dengan p 0 000 (p lt 0 05) sehingga dapat diketahui bahwa adanya hubungan positif yang signifikan dengan kategori rendah antara fear of missing out (FoMO) dan kecenderungan aktualisasi diri pada content creator TikTok.