Skripsi
Analisis penilaian kondisi jalan dengan menggunakan metode surface distress index (sdi) dan present serviceability index (psi) pada jalan bantur-balekambang Kabupaten Malang / Muhammad Alif Aditya
Abstrak
Kerusakan jalan merupakan kondisi dimana jalan mengalami penurunan pelayanan akibat kurangnya pemeliharaan yang baik. Penilaian kondisi jalan merupakan upaya untuk dapat mengetahui nilai pelayanan jalan dan juga penanganan yang terbaik. Oleh karena itu dibutuhkan upaya penilaian kondisi jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) dan juga Present Serviceability Index (PSI) untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan. Tujuan penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan kondisi kerusakan jalan menggunakan metode SDI 2) mendeskripsikan kondisi kerusakan jalan menggunakan metode PSI 3) mendeskripsikan metode penanganan kerusakan yang sesuai dengan kondisi jenis kerusakan pada Jalan Bantur - Jalan Balekambang. Pada penelitian ini menggunakan penduan pengolahan data berdasarkan metode SDI dan metode PSI dengan data yang didapatkan melalui survey pengukuran di lapangan. Pelaksanaan survey metode SDI dilaksanakan dengan mengukur luas retak kerusakan jalan lebar celah retakan jumlah lubang dan kedalaman bekas roda Sedangkan metode PSI menggunakan data nilai IRI dengan aplikasi RoadLab Pro. Hasil penelitian ini diperoleh 1) kondisi kerusakan jalan menggunakan metode SDI didapatkan berdasarkan perhitungan nilai SDI 1 - SDI 4 yang didapat melalui data kerusakan jalan dengan pengelompokan kondisi jalan baik dengan persentase penanganan jalan sebesar 56% masuk pada pemeliharaan rutin 40% pemeliharaan berkala dan 4% peningkatan jalan 2) tingkat kerusakan jalan menggunakan metode PSI didapatkan melalui penghitungan nilai IRI yang diukur menggunakan aplikasi roadlab pro untuk dapat menghitung nilai PSI hasil perhitungan dikelompokkan pada kondisi jalan baik dengan persentase penanganan jalan sebesar 55% masuk pada pemeliharaan rutin 33% pemeliharaan berkala dan 12% peningkatan jalan 3) Penanganan kerusakan jalan pada kedua metode sebesar 56 % SDI dan 55% PSI untuk pemeliharaan jalan rutin 40% SDI dan 33% PSI untuk pemeliharaan berkala dan untuk peningkatan jalan 4% pada metode SDI dan 12% pada metode PSI.