Tesis
Eksplorasi stem identity dan stem-related career siswa SMA: studi dan implikasi pada pembelajaran fisika / Febi Dwi Putri
Abstrak
Saat ini bidang sains teknologi teknik dan matematika (STEM) dapat menggerakkan perekonomian suatu negara. Namun fakta yang terjadi yaitu minat siswa Indonesia terhadap karir STEM terus menunjukkan penurunan. Hal ini juga terbukti dari data mahasiswa baru yang terdaftar pada jurusan non-STEM lebih tinggi daripada jurusan STEM terutama jurusan fisika. Ranah pilihan karir di bidang STEM sendiri dipengaruhi langsung oleh STEM identity. Siswa dengan STEM identity yang lebih kuat memiliki peluang lebih untuk memilih karir STEM. Tetapi penelitian yang ada dilakukan pada lingkungan belajar informal sedangkan eksplorasi STEM identity sendiri dapat dilakukan saat pembelajaran. Sejalan dengan adanya kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 di Indonesia maka diperlukan solusi untuk mengembangkan STEM identity dan meningkatkan minat siswa terhadap jurusan terlebih terhadap karir STEM. Oleh karena itu pengalaman belajar terutama belajar fisika menjadi waktu yang tepat untuk memotret STEM identity dan STEM-related career siswa SMA serta mengetahui hubungan antara keduanya. Metode penelitian ini menggunakan mixed method dengan explanatory sequential design. Data kuantitatif diperoleh dari data angket survei dan data kualitatif diperoleh dari catatan lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Penelitian ini dilakukan di sekolah yang menggunakan kurikulum merdeka dan kurikulum 2013. Subjek penelitian ini adalah 170 siswa SMA Negeri 9 Malang dan 170 siswa SMA Laboratoriun UM kelas 10 SMA yang belajar fisika. Analisis data secara kuantitatif menggunakan statistik deskriptif uji normalitas uji t-sampel independen dan uji korelasi sedangkan analisis data secara kualitatif dengan case study yang meliputi reduksi data penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) potret STEM identity siswa menghasilkan sebuah konstruksi dengan komponen minat pengakuan dan kinerja-kompetensi. Minat yang ditunjukkan oleh siswa berdasarkan bentuk rasa keingintahuan terkait materi STEM yang dipelajari selama pembelajaran. Pengakuan dari orang sekitar siswa memiliki pengaruh dalam pembentukan identitasnya. Pengalaman kinerja diperoleh siswa dari tugas sekolah maupun lingkungan pertemanan merupakan bentuk kinerja-kompetensi yang muncul (2) potret STEM-related career siswa menghasilkan konstruksi yang meliputi komponen bidang sains bidang teknologi bidang teknik dan bidang matematika. Siswa merasakan kebermanfaatan penerapan sains dalam kehidupan sehari-hari dan minat terhadap karir di bidang sains. Pengalaman menggunakan teknologi memunculkan efikasi diri yang tinggi di antara siswa terutama pengalaman selama pembelajaran pandemi. Dukungan untuk berkarir di bidang teknik didapatkan oleh dari orang sekitarnya meskipun tidak semua siswa tertarik di bidang ini. Siswa juga merasakan kebermanfaatan matematika dalam kehidupan sehari-hari (3) hubungan yang cukup kuat antara STEM identity dan STEM-related career ini membuktikan bahwa STEM identity memiliki dampak terhadap pilihan karir STEM. Kesadaran akan pentingnya kinerja-kompetensi diperlukan antar siswa SMA sebagai dasar dari pekerja STEM nantinya. Implikasi dari temuan penelitian ini mendukung perbaikan desain pembelajaran fisika dan memperkuat hubungan antara STEM identity dan STEM-related career.