Skripsi
Pengaruh ekstrak air daun jambu biji (psidium guajava l.) merah terhadap persen parasitemia pada mencit jantan (mus musculus l. swiss webster) / Afifah Nurul Triyana
Abstrak
Penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina yang telah terinfeksi Plasmodium disebut dengan penyakit malaria. Penyakit malaria tersebar di daerah tropis seperti Asia Tenggara Amerika Tengah dan Selatan dan Afrika. Antimalaria seperti klorokuin primakuin sulfadoksin pirimetamin amodiakuin artemisinin dan meflokuin saat ini ditemukan mengalami resistensi terhadap beberapa Plasmodium. Ketersediaan obat antimalaria semakin berkurang sehingga eksplorasi senyawa antimalaria dari bahan alam sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya resistensi. Maka dilakukan penelitian eksplorasi senyawa antimalaria dari salah satu tanaman endemik di Indonesia yang belum banyak informasi mengenai aktivitas malarianya yaitu daun jambu biji (Psidium guajava L.) merah. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen laboratoris dan terdiri dari empat tahapan yaitu pembuatan simplisia daun jambu biji merah ekstraksi kandungan fitokimia daun jambu biji dengan air pengujian aktivitas antimalaria secara in vivo dan Analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ekstrak air daun jambu biji (P. guajava L.) merah terhadap persen parasitemia pada mencit jantan (Mus musculus L.SWISS WEBSTER) menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin besar efektif untuk menghambat parasit Plasmodium berghei.