Skripsi
Pengaruh ekstrak metanol dari kulit daun lidah buaya (aloe chinensis) terhadap persen parasitemia pada mencit jantan (mus musculus l. swiss webster) / Diandra Mytha Faradilla
Abstrak
Aloe chinensis merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat tetapi eksplorasi terhadap aktivitas antimalarianya masih belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimalaria pada ekstrak metanol kulit daun Aloe chinensis secara in vivo menggunakan mencit jantan (Mus musculus L Swiss Webster). Mencit jantan sebagai objek penelitian dibagi kedalam 4 kelompok berbeda yaitu perlakuan ekstrak metanol kulit daun lidah buaya Aloe chinensis (MKLB) kombinasi artemisinin dengan ekstrak MKLB (ART-MKLB) kontrol positif (artemisinin) dan kontrol negatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan mengamati persen parasitemia pada apusan darah mencit yang telah diberikan perlakuan selama 4 hari. Berdasarkan persen parasitemia yang didapatkan dilakukan perhitungan persen penghambatan ekstrak terhadap penurunan persen parasitemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak MKLB dan ART-MKLB memiliki pengaruh dengan menurunkan persen parasitemia dan meningkatkan persen parasitemia dengan nilai ED50 ekstrak MKLB sebesar 1 4 mg/kg BB dan kombinasi ART-MKLB sebesar 0 59 mg/kg BB.