Tesis
Pengembangan penilaian formatif berbasis web untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah fisika pada materi fluida dinamis / Fauzia Dwi Sasmita
Abstrak
Pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah merupakan aspek penting yang menjadi salah satu topik utama dalam dunia pendidikan saat ini. Akan tetapi pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah peserta didik khususnya pada materi fluida dinamis masih tergolong rendah. Selain akibat Pandemi Covid-19 terbatasnya waktu bagi guru untuk memberikan feedback secara langsung bagi masing-masing peserta didik juga mempengaruhi pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan penilaian formatif berbasis website untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah pada materi fluida dinamis serta mendeskripsikan kelayakan penilaian formatif berbasis website yang ditinjau dari aspek validitas kepraktisan dan efektivitas. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE melalui desain uji coba pre-test-posttest control group design. Subjek total dari penelitian ini 133 orang peserta didik dan 2 orang guru fisika dari dari dua sekolah SMA Negeri di Kota Banjarmasin. 1 orang guru fisika beserta 71 orang peserta didik dari SMA Negeri A dan 1 orang guru fisika beserta 62 orang peserta didik dari SMA Negeri B. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah lembar wawancara lembar kuesioner dan tes. Analisis data dilakukan dengan uji validitas uji kepraktisan uji efektivitas serta aplikasi IBM SPSS Statistics 24 yang meliputi uji hipotesis dengan uji Mann Whitney dan Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil pengembangan diperoleh penilaian formatif berbasis website yang diberi nama Fortion (Formative Evalution) dengan simpulan hasil pengembangan berupa validitas yang berkategori sangat valid kepraktisan yang berkategori praktis dan efektivitas yang berkategori sedang. Implementasi Fortion menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar kemampuan pemahaman konsep di kelas eksperimen yang menggunakan Fortion dan di kelas kontrol yang tidak menggunakan Fortion serta hanya menunjukkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar keterampilan pemecahan masalah di kelas eksperimen yang menggunakan Fortion dan di kelas kontrol yang tidak menggunakan Fortion. Kelemahan dari hasil pengembangan Fortion yakni belum terdapat rekap hasil total skor peserta didik sehingga kurang efisien untuk melihat skor peserta didik secara keseluruhan. Oleh sebab itu berdasarkan hasil pengembangan ini direkomendasikan untuk meningkatkan keunggulan produk Fortion dengan menambah fitur matriks hasil pekerjaan tiap butir soal untuk seluruh peserta didik agar lebih efisien dalam memberikan rekomendasi butir soal atau kompetensi yang belum tercapai.