Skripsi
Penerapan model pembelajaran examples non-examples untuk meningkatkan kemampuan analisis peserta didik pada materi sifat material dalam ikm di SMKN 1 Blitar / Agista Rosidatul Umaya
Abstrak
Persentase ketuntasan belajar peserta didik pada materi sifat material diketahui cukup rendah. Hal tersebut merupakan imbas dari kemampuan berpikir yang cenderung cukup rendah sebagai dampak dari learning loss akibat pandemi COVID-19. Permasalahan tersebut dapat diatasi melalui penerapan model pembelajaran yang mengintensifkan kemampuan peserta didik dalam berpikir tingkat tinggi. Sehubungan dengan hal tersebut penelitian ini menerapkan model pembelajaran examples non examples agar memacu kemampuan peserta didik untuk menganalisis suatu kasus melalui gambar examples dan non-examples sehingga diharapkan akan mampu menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan yang telah disebutkan. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran examples non examples terhadap peningkatan kemampuan analisis peserta didik pada materi sifat material. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas yang menerapkan model pembelajaran examples non-examples sedangkan kelas kontrol adalah kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang diterapkan berupa quasi experiment bermodel non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik pada kelas X TM 1 dan 36 peserta didik pada kelas X TM 3. Instrumen penelitian terdiri dari tes dan non tes. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar pada kelas eksperimen jauh lebih tinggi daripada kelas kontrol. Persentase ketuntasan yang tinggi tersebut mengindikasikan bahwa kemampuan analisis peserta didik pada kelas eksperimen telah meningkat secara signifikan. Peningkatan tersebut diakibatkan oleh beberapa seperti pemahaman konsep yang lebih mendalam pengetahuan yang lebih luas pemikiran yang lebih kritis pemberian kesempatan untuk diskusi dan interaksi dan pemberian umpan balik yang konstruktif. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran examples non-examples dapat direkomendasikan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis peserta didik.