UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Uji coba deteksi dna tikus (rattus rattus) dalam campuran daging tikus dan sapi menggunakan metode polymerase chain reaction / Zidni Akbarorrizki

Akbarorrizki, Zidni - Nama Orang;

Abstrak
Maraknya peredaran makanan olahan berbahan daging oplosan non halal menimbulkan banyak keresahan terutama bagi masyarakat muslim di Indonesia sehingga penting untuk mengembangkan metode deteksi yang spesifik mendeteksi daging berbasis non halal pada olahan makanan. Salah satu metode deteksi yang dapat dilakukan adalah polymerase chain reaction (PCR) dengan mengidentifikasi DNA spesifik sitokrom b mitokondria (cytb). PCR memiliki keunggulan dapat mengamplifikasi DNA secara akurat cepat spesifik dan hanya membutuhkan sampel dengan jumlah sedikit. Pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya primer yang dikembangkan untuk PCR memiliki kelemahan yaitu tidak mampu mendeteksi campuran daging dibawah 5%. Pada penelitian pendahuluan ini telah dikembangkan primer yang mampu mendeteksi campuran DNA buatan dengan presentase campuran 1%. Selanjutnya primer tersebut digunakan untuk menguji pada campuran daging dan makanan olahan berbahan daging dengan presentase campuran 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa primer secara spesifik mampu mendeteksi adanya kontaminan daging tikus pada campuran daging mentah maupun olahan dengan presentase daging tikus 1%Maraknya peredaran makanan olahan berbahan daging oplosan non halal menimbulkan banyak keresahan terutama bagi masyarakat muslim di Indonesia sehingga penting untuk mengembangkan metode deteksi yang spesifik mendeteksi daging berbasis non halal pada olahan makanan. Salah satu metode deteksi yang dapat dilakukan adalah polymerase chain reaction (PCR) dengan mengidentifikasi DNA spesifik sitokrom b mitokondria (cytb). PCR memiliki keunggulan dapat mengamplifikasi DNA secara akurat cepat spesifik dan hanya membutuhkan sampel dengan jumlah sedikit. Pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya primer yang dikembangkan untuk PCR memiliki kelemahan yaitu tidak mampu mendeteksi campuran daging dibawah 5%. Pada penelitian pendahuluan ini telah dikembangkan primer yang mampu mendeteksi campuran DNA buatan dengan presentase campuran 1%. Selanjutnya primer tersebut digunakan untuk menguji pada campuran daging dan makanan olahan berbahan daging dengan presentase campuran 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa primer secara spesifik mampu mendeteksi adanya kontaminan daging tikus pada campuran daging mentah maupun olahan dengan presentase daging tikus 1%


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2023.
Deskripsi Fisik
xiii, 12 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
4248/RS/23
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2023
Subjek
1. REAKSI KIMIA - POLIMERASE
2. MAKANAN HALAL
3. CHEMICAL REACTION - POLYMERASE

Pembimbing
1. Dr. Suharti, S.Pd, M.Si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik