Skripsi
Keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi monopoli untuk mengembangkan sikap sopan santun siswa di SMA Islam Malang / Ardita Shelia Febrianti
Abstrak
Sikap sopan santun dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap sopan santun sebagai dasar dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi sikap sopan santun semakin luntur. Salah satu warisan budaya leluhur yakni dapat menumbuhkembangkan kebiasaan sopan santun. Salah satu solusi yang dapat membantu yaitu menggunakan metode bimbingan kelompok dengan teknik simulasi permainan monopoli. Penerapan simulasi permainan monopoli yang diberikan kepada siswa akan dikembangkan dengan menyisipkan materi atau topik layanan dengan begitu siswa tidak hanya bermain akan tetapi mereka juga melakukan kegiatan untuk pembiasaan perilaku dalam mengembangkan sikap sopan santun. Tujuan penelitian ini mengetahui keefektifan bimbingan kelompok teknik simulasi permainan monopoli untuk mengembangkan sikap sopan santun siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif desain pre experimental design dengan metode one group pre-test dan post-test subjek penelitian 31 orang siswa di SMA Islam Malang menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan skala yakni skala sikap sopan santun berjumlah 19 item. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan statistika inferensial yakni uji wilcoxon dengan bantuan IBM SPSS Statistics for Windows dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan antara skor pre-test dan skor post-test setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi permainan monopoli. Analisis data inferensial penelitian ini pada uji wilcoxon diperoleh bahwa hasil H1 diterima 0 000 lt 0.05 menunjukkan 30 orang siswa mengalami peningkatan hasil dari nilai pre-test ke nilai post-test sebesar 4 786 dan 1 orang siswa menunjukkan kesamaan nilai pre-test dan post-test. Hasilnya penelitian ini adalah siswa dapat mengembangkan sikap sopan santun dan mengalami peningkatan sebelum diberikan layanan dan sesudah diberikan layanan berupa bimbingan kelompok teknik simulasi monopoli selama 5 kali pertemuan sesuai dengan pedoman eksperimen yang telah disusun. Terdapat peningkatan antara hasil keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi permainan monopoli untuk pre-test dan post-test pada siswa SMA kelas X SMA Islam Malang. Penelitian ini dapat menjadi informasi tekait bimbingan kelompok teknik simulasi permainan monopoli untuk mengembangkan sikap sopan santun siswa. Bagi guru BK dapat digunakan alternatif layanan untuk mengembangkan sikap sopan santun siswa. Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol.