Disertasi
Pengaruh pembelajaran process oriented guided inquiry learning berbantuan blended learning (pogil-blend) berdasarkan kemampuan akademik berbeda terhadap habits of mind, kemampuan pemecahan masalah, dan penguasaan konsep mahasiswa / Eka Ariyati
Abstrak
Pendidikan harus menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan bertindak serta memperoleh pengetahuan untuk bekal menghadapi tantangan abad 21. Penerapan pembelajaran yang mengaktifkan mahasiswa merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut termasuk pada perkuliahan Biologi Umum. Topik kajian Biologi yang beragam juga memerlukan model pembelajaran untuk membantu mahasiswa dalam proses berpikir salah satunya dengan memberdayakan habits of mind. Pemberdayaan habits of mind memegang peranan penting dalam keberhasilan pembelajaran dan berdampak pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep. Perkuliahan Biologi Umum masih terbatas menggunakan pembelajaran dengan diskusi dan penugasan sehingga pemberdayaan habits of mind belum optimal. Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning berbantuan Blended Learning (POGIL-Blend) yang terdiri dari tahap preparation and orientation exploration concept formation application dan reflection and evaluation serta berlandaskan konstruktivis dan kolaboratif berpotensi memberdayakan habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran POGIL-Blend berdasarkan kemampuan akademik berbeda terhadap habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep mahasiswa Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain the pretest-posttest non equivalent group design. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Untan semester dua yang mengambil mata kuliah Biologi Umum sebanyak 3 kelas. Subjek penelitian diambil secara random terdiri 2 kelas (kelas POGIL-Blend dan konvensional) yang berjumlah 60 orang mahasiswa (28 mahasiswa kelas eksperimen dan 32 mahasiswa kelas kontrol). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning berbantuan Blended Learning (POGIL-Blend) dan kemampuan akademik berbeda sebagai variabel moderator. Variabel terikatnya terdiri atas habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep. Instrumen habits of mind menggunakan angket dan instrumen kemampuan pemecahan masalah serta penguasaan konsep menggunakan tes essay. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep pada mahasiswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran POGIL-Blend dan pembelajaran diskusi amp penugasan. Berdasarkan rerata terkoreksi uji Least Significant Difference mahasiswa yang mengikuti pembelajaran POGIL-Blend memperoleh rerata terkoreksi habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep lebih tinggi bila dibandingkan dengan pembelajaran diskusi amp penugasan. Nilai habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep mahasiswa juga menunjukkan adanya perbedaan ditinjau dari kemampuan akademik. Kelompok mahasiswa dengan kemampuan akademik tinggi memiliki rerata terkoreksi yang lebih baik daripada mahasiswa kelompok akademik rendah. Interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan akademik tidak menunjukkan perbedaan terhadap habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep mahasiswa. Namun mahasiswa dengan pembelajaran POGIL-Blend kelompok akademik rendah memiliki rerata terkoreksi lebih baik dibandingkan mahasiswa pada pembelajaran diskusi amp penugasan kelompok akademik tinggi untuk kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep tetapi tidak untuk habits of mind. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran POGIL-Blend memiliki potensi untuk memberdayakan habits of mind kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan konsep mahasiswa. Peneliti merekomendasikan pembelajaran POGIL-Blend sebagai alternatif model yang inovatif untuk membekali mahasiswa memiliki kecakapan menghadapi tantangan hidup di masa depan. Selain itu pembelajaran POGIL-Blend digunakan pada mata kuliah yang berbeda dan variabel penelitian yang berbeda pula terutama pada keterampilan berpikir tingkat tinggi lainnya.