Skripsi
Strategi adaptasi budaya mahasiswa urban sebagai pencegahan gegar budaya (studi kasus mahasiswa Kalimantan Timur di Universitas Negeri Malang) / Sofyan Santoso
Abstrak
Kajian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena umum adaptasi budaya hambatan dalam adaptasi sebagai pencegahan gegar budaya dan strategi yang dilakukan mahasiswa Kalimantan Timur dalam adaptasi gegar budaya di Universitas Negeri Malang. Hal ini dikarenakan pada penelitian sebelumnya hanya berfokus pada permasalahan mengenai proses penyesuaian diri dalam mengatasi dan dampak gegar budaya pada individu yang mengalami tanpa ingin mengetahui hambatan dalam adaptasi budaya yang dialami oleh individu sebagai pencegahan gegar budaya. Metode kajian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi dan pengumpulan data wawancara. Adapun hasil kajian ini adalah fenomena gegar budaya yang dialami antara lain perbedaan bahasa budaya etika makanan dan iklim. Hambatan adaptasi budaya dalam pencegaha gegar budaya yaitu timbul rasa cemas dan kaget saat berada dikondisi baru perbedaan budaya dan etika penggunaan bahasa Jawa dalam berkomunikasi harga dan rasa makanan dan kondisi iklim yang sulit diatasi. Mahasiswa dalam adaptasi budaya sebagai pencegahan gegar budaya diantara lain Mengamati meniru dan menyesuaikan dengan kondisi baru Meminta bantuan teman untuk mengajari kosa kata Bahasa Jawa yang tidak dimengerti Mencoba memperbanyak teman atau relasi Meningkatkan ras ingin tahu terhadap hal baru Menghormati etika yang ada seperti membungkukkan badan ke orang yang lebih tua dan tidak menaikkan nada saat berbicara Mengikuti kegiatan non akademik seperti