Skripsi
Pengembangan bahan ajar e-modul materi sejarah sidang pleno knip ke-v (1947) di gedung societeit concordia Malang untuk siswa kelas x akl 2 SMK Kepanjen / Novita Diana Lestari
Abstrak
Pembelajaran sejarah di SMK memiliki porsi yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan pembelajaran di SMA. Kurikulum 2013 revisi 2017 yang menghasilkan keputusan jumlah jam pelajaran sejarah di SMK menjadi 3 jam pelajaran per minggu dan hanya berlaku di kelas X. Permasalahan lain berupa belum adanya bahan ajar sejarah dan pengembangan yang dilakukan di SMK Kepanjen juga menjadi alasan penulis untuk mengembangkan bahan ajar e-modul. Bahan ajar e-modul merupakan e-modul yang berisi materi Sejarah Sidang KNIP ke-V (1947) di Gedung Societeit Concordia Malang. Bahan ajar ini berbentuk tautan yang dapat diakses dengan menggunakan koneksi internet baik melalui smartphone maupun computer. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan metode yang dikembangkan oleh Sugiyono yang dimodifikasi peneliti dengan langkah-langkah (1) Potensi dan masalah (2) Pengumpulan data (3) Desain produk (4) Validasi desain (5) Revisi desain (6) Uji coba produk (7) Revisi produk (8) Uji coba pemakaian dan (9) Revisi produk. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah e-modul. Bentuk dari e-modul ini dapat dibuka melalui web tanpa harus mengunduh aplikasi pembantu terlebih dahulu. Berdasarkan uji validasi materi diperoleh hasil 93 33% karena terdapat kekurangan pada aspek bahasa. Validasi bahan ajar memperoleh hasil 90 83% karena terdapat kekurangan pada aspek kelengkapan modul dan teknik penyajian. Pada saat uji coba kelompok kecil memperoleh hasil 91 50% karena terdapat kekurangan pada aspek teknik penyajian dan uji coba kelompok besar memperoleh hasil 84 30% karena terdapat kekurangan pada aspek teknik penyajian. Meskipun demikian bahan ajar e-modul ke dalam kriteria sangat efektif dan dapat digunakan pada saat pembelajaran.