Disertasi
Pengembangan perkuliahan ekonomi perilaku / Retno Mustika Dewi
Abstrak
Manusia ekonomi (homo economicus) dalam pandangan ilmu ekonomi klasik adalah individu yang mandiri otonom dan rasional yang mengejar kepuasan maksimum dengan biaya minimum. Namun sebagai manusia kita sering membuat keputusan yang tidak rasional atau tidak masuk akal karena adanya keterbatasan kognitif (bias kognitif). Ketidakrasionalan individu tersebut disebabkan oleh insting atau perasaan yang dijadikan pertimbangan dalam mengambil keputusan tanpa menggunakan rasionalitas dalam berpikir. Adanya efek psikologis naluri atau perasaan yang digunakan oleh individu dalam pengambilan keputusan ekonomi dapat dipelajari melalui topik Behavioral Economics (Ekonomi Perilaku). Adanya dominasi ekonomi neoklasik dalam kurikulum pendidikan menjadi perhatian utama adanya bahasan Ekonomi Perilaku tersebut melemgkapi analisis ekonomi klasik yang selama ini mendominasi dalam rangka mendorong individu dalam membuat keputusan ekonomi yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perkuliahan yang memadai meliputi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Satuan Acara Perkuliahan (SAP) buku ajar instrument penilaian berupa kemampuan kognitif dan psikomotorik (case study) tentang konsep ekonomi perilaku pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi untuk meningkatkan pemahaman tentang fenomena riil pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan ekonomi. Rancangan penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan Model Dick amp Carey yang terdiri dari 10 (sepuluh) tahapan. Produk perkuliahan yang terdiri dari RPS SAP buku ajar dan instrumen penilaian ditelaah oleh ahli materi dan ahli pembelajaran. Tahap uji coba dilakukan pada perorangan yaitu dosen pengampu matakuliah Ekonomi Mikro. Uji coba kelompok terdiri 10 mahasiswa dan uji coba lapangan terdiri dari 30 mahasiswa. Untuk mengukur efektivitas perkuliahan dilakukan melalui pre-test dan pos test. Berdasarkan hasil telaah ahli materi dan ahli pembelajaran masing-masing memperoleh skor 80% dan 82 7% yang berada kategori valid artinya produk perkuliahan tersebut layak untuk diujicobakan. Analisis gain score peningkatan hasil belajar mahasiswa sebesar 56 2% dengan kategori cukup efektif atau 0 56 dengan kategori sedang. Hasil analisis studi kasus menggambarkan bahwa pada situasi tertentu mahasiswa mengambil keputusan yang didasarkan pada rasionalisasi yang dijelaskan pada ekonomi klasik dan pada situasi lainnya mereka mengambil keputusan berdasarkan faktor- faktor pengambilan keputusan yang terdapat pada ekonomi perilaku. Berdasarkan pada hal tersebut maka antara Ekonomi Klasik dan Ekonomi perilaku saling melengkapi satu sama lain dalam penerapannya.