Skripsi
Manajemen cyber public relations dalam meningkatkan positive digital image sekolah (studi kasus di SMK Telkom Malang) / Arumia Fairuz Husna
Abstrak
Pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia dalam memajukan perubahan dan perkembangan zaman. Sebagai orang tua tentunya akan memilih pendidikan yang terbaik bagi putra-putri mereka. Di sisi lain sekolah harus berlomba-lomba untuk menarik minat calon peserta didik dan orang tua/ wali agar bersedia ikut serta dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolahnya. Oleh karena itu sekolah harus dapat menjalankan manajemen hubungan sekolah dan masyarakat agar dapat bersaing secara sehat dengan sekolah lain dan dapat menarik minat calon peserta didik. Terlebih lagi sekolah swasta yang keberlangsungan hidupnya sangat bergantung pada peserta didik. SMK Telkom Malang merupakan salah satu SMK swasta di Kota Malang yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). Sebagai The Real Informatics School SMK Telkom Malang memiliki Tim Marketing Komunikasi di Bidang Hubungan Industri dan Komunikasi yang bertugas untuk mengelola media digital sebagai alat untuk meningkatkan positive digital image sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses manajemen cyber public relations dalam meningkatkan positive digital image sekolah mulai dari perencanaan pengorganisasian pelaksanaan hingga pengawasan. Selain itu untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat beserta solusinya. Terakhir untuk mengetahui hasil yang dicapai manajemen cyber public relations dalam meningkatkan positive digital image sekolah di SMK Telkom Malang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis deskriptif dengan studi kasus di SMK Telkom Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah indepth interview observasi dan dokumentasi. Penentuan informan pada penelitian ini dilakukan dengan metode snowball sampling. Informan tersebut meliputi Waka Bidang Hubinkom Kaur. PPDB amp Komunikasi dan Tim Marketing Komunikasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data kondensasi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas uji keteralihan uji ketergantungan dan uji komformitas. Hasil penelitian ini meliputi (1) proses manajemen cyber public relations di SMK Telkom Malang (2) hasil capaian manajemen cyber public relations di SMK Telkom Malang dan (3) faktor pendukung dan faktor penghambat yang disertai dengan solusinya . Proses dalam manajemen cyber public relations di SMK Telkom Malang yaitu (1) perencanaan mulai dari identifikasi kebutuhan sekolah dengan tuntutan zaman penentuan tujuan cyber public relations menentukan media digital perencanaan jadwal yang disebut dengan CoE (Calendar of Event) dengan mengacu pada rencana kegiatan sekolah serta perencanaan biaya melalui RAB sekolah (2) pengorganisasian yang meliputi pembagian tugas pada Tim Markom yaitu PIC Website PIC Youtube dan PIC Instagram amp Tiktok serta alat dokumentasi yang disediakan sekolah (3) pelaksanaan yang meliputi optimalisasi penggunaan website dan sosial media dan (4) pengawasan yang dilaksanakan secara harian bulanan dan tahunan serta dapat melalui sistem seperti Google Analytics dan Insight Instagram. Dari proses yang telah dilakukan hasil yang dicapai oleh manajemen cyber public relations di SMK Telkom Malang adalah meningkatnya positive digital image sekolah yang ditandai dengan (1) banyaknya positive e-WoM (electronic Word-of-Mouth) melalui Google Review serta komentar-komentar di Youtube Instagram dan Tiktok sekolah (2) tingginya animo warganet dan masyarakat yang ditandai dengan banyaknya pengikut di sosial media sekolah serta banyaknya pendaftar hingga melebihi target dan (3) atas pencapaian PPDB yang diraih SMK Telkom Malang mendapatkan reward dari Yayasan Pendidikan Telkom dalam kategori peraih calon peserta didik yang tercepat dan tertinggi dalam periode dua tahun terakhir yaitu tahun ajaran 2021/ 2022 dan tahun ajaran 2022/ 2023. Adapun faktor-faktor yang mendukung kelancaran dalam manajemen cyber public relations di SMK Telkom Malang yaitu (1) tingginya kemauan dan kemampuan Tim Markom dalam mengelola konten (2) peralatan dokumentasi yang disediakan sekolah cukup memadai untuk menghasilkan kualitas gambar dan video yang terbaik dan (3) tingginya partisipasi pihak internal sekolah seperti Bapak/ Ibu guru dan peserta didik dalam membuat konten. Namun terdapat beberapa faktor yang menghambat jalannya manajemen cyber public relations di SMK Telkom Malang yaitu (1) tingginya beban kerja guru sehingga menyebabkan kesulitan membagi waktu dengan pekerjaan utama yaitu mengajar (2) kurangnya informasi yang didapatkan untuk membuat artikel berita yang disebabkan oleh kurangnya tim pencari berita dan (3) kurangnya antusiasme peserta didik dalam mengumpulkan data untuk suatu konten. Solusi yang dilakukan adalah (1) memanfaatkan jam kosong untuk membuat konten dan melakukan automasi jadwal tayang konten (2) membuat tim khusus pencari berita yang terdiri dari beberapa orang dan (3) mengganti konsep konten. Terdapat saran yang dapat disampaikan oleh peneliti yaitu bagi (1) Kepala SMK Telkom Malang untuk mendukung adanya pengadaan tim pecari berita (2) guru dan tenaga kependidikan untuk berpartisipasi aktif dalam media digital sekolah (3) Yayasan Pendidikan Telkom untuk mengadakan workshop cyber public relations pada lingkup Telkom Schools (4) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mengadakan workshop cyber public relations pada satuan pendidikan menengah dan khusus yang dinaungi (5) sekolah lain serta (6) peneliti selanjutnya untuk menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi kajian masukan dan pertimbangan dalam melaksanakan maupun melanjutkan penelitian seputar manajemen cyber public relations dalam meningkatkan positive digital image bagi satuan pendidikan.