Skripsi
Sintesis dan karakterisasi komposit selulosa/hidroksiapatit berbasis bahan alam untuk adsorben ion logam berat timbal (pb) / Zidan Aqilah Rasyid
Abstrak
Keberadaan ion logam berat berdampak pada pencemaran perairan bumi seperti laut danau dan kolam. Air yang terkontaminasi ion logam berat terjadi saat mengalirnya air hujan ke permukaan tanah dan terbawa oleh aliran sungai. Ion logam berat memiliki sifat non-biodegradable sehingga akan tertahan pada lingkungan dan beracun. Kualitas air bersih dapat dilihat dari jumlah kandungan ion logam berat yang terlarut dalam air salah satunya adalah timbal. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi komposit selulosa/hidroksiapatit berbasis bahan alam yang mudah ditemukan yaitu sabut kelapa juga mengetahui aplikasi komposit selulosa/hidroksiapatit sebagai adsorben ion Pb. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sintesis selulosa dari sabut kelapa lalu dilanjutkan dengan sintesis komposit selulosa/hidroksiapatit dengan cara in situ dan sintesis sampel komposit untuk pengujian adsorben logam berat timbal. Karakterisasi XRD SEM FTIR dan ICP-OES dilakukan untuk identifikasi sampel komposit. Hasil uji FTIR vibrasi atom ikatan C-O yang merupakan puncak khas dari selulosa dan memiliki panjang gelombang 1033cm-1. Vibrasi atom CO32- pada bilangan gelombang 873cm-1 yang merupakan puncak khas hidroksiapatit mengalami peningkatan puncak seiring variasi massa dari hidroksiapatit. Berdasarkan uji SEM morfologi komposit menunjukkan peningkatan ukuran partikel dan cenderung teraglomerasi distribusi ukuran partikel bertambah dengan variasi massa hidroksiapatit. Berdasarkan uji XRD pola difraksi komposit akan terlihat pada 25 6o dan 32 0o puncak paling mencolok dan teridentifikasi hidroksiapatit untuk menunjang komposit serapan ion Pb karena hidroksiapatit memiliki kemampuan menunjang penyerapan ion Pb. Pembuktian penyerapan ion Pb dapat dilihat pada karakterisasi ICP-OES dengan adsorpsi maksimum konsentrasi 13 079 mg/g efisiensi adsorpsi maksimum 99 93% dan waktu kontak selama 120 menit.