Skripsi
Reaktualisasi fungsi ekonomi Masjid Agung Jami Malang / Kharirunnisa Amalia Khalaidah
Abstrak
Ketimpangan fungsi masjid di Indonesia zaman ini dengan zaman rasul tentunya cukup mengkhawatirkan. Fungsi masjid yang ada masih sebatas fungsi ritual saja berbeda dengan fungsi masjid di zaman Rasulullah SAW meliputi fungsi pendidikan kesehatan hingga ekonomi bahkan dipergunakan untuk diskusi perihal negara dan strategi perang. Oleh karena itu penelitian ini memaparkan tentang reaktualisasi fungsi ekonomi masjid Agung Jami Malang serta implikasi dari kegiatan tersebut sehingga sebutan masjid sebagai community center umat islam bisa konsisten mewujud di kehidupan masyarakat islam. Akan tetapi praktik reaktualisasi fungsi ekonomi masjid Agung Jami Malang juga menimbulkan komodifikasi agama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan studi kasus serta teori Consumer Ritualized Symbolic Practice (CRSP) dari P. Alex Thornburg dan J. David Knottnerus untuk mengkaji pemicu munculnya tindakan komodifikasi agamanya. Hasil penelitian menunjukkan reaktualisasi yang dilakukan masjid Agung Jami Malang yakni mendirikan CV Agung Jami untuk mengolah potensi bawaan masjid berupa air artesis sebagai komoditas AMDK bermerek Q-Jami. Bentuk komodifikasi agama pada Q-Jami diantaranya brand personality yang khas penggunaan pesan isu kesehatan kalimat persuasif berinfaq untuk menggaet konsumen dari sisi emosional penggunaan masjid sebagai area produksi. Terdapat implikasi yang ditimbulkan di ranah sosial seperti muncul kepercayaan diri umat islam serta melanggengkan segmentasi pasar muslim Indonesia. Dalam ranah ekonomi masjid Jami telah berhasil mewujudkan yang namanya memakmurkan dan dimakmurkan masjid.