Skripsi
Analisis tragedi Stadion Kanjuruhan dalam perspektif keselamatan dan kesehatan kerja / Muhammad Rifqi Saifullah
Abstrak
Pada tanggal 1 Oktober 2022 terjadi tragedi menyusul kekalahan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan. Tercatat sebanyak 135 orang meninggal dunia dan 575 orang lainnya mengalami luka. Kejadian tersebut menjadi salah satu tragedi terburuk di Indonesia serta menjadi bencana yang paling mematikan kedua di dunia. Fokus dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi proses kejadian dan menganalisis terjadinya tragedi Stadion Kanjuruhan dalam perspektif keselamatan dan kesehatan kerja menggunakan metode Human Factors Analysis and Classification System. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi deskriptif analitik observasional. Penelitian ini mengungkapkan bahwa tragedi Stadion Kanjuruhan disebabkan karena adanya kegagalan pada level unsafe acts preconditions for unsafe acts dan unsafe supervision. Kegagalan pada unsafe acts diantaranya karena error dan violation. Errors diakibatkan karena faktor skill-based error decision error dan perceptual error. Sedangkan violation karena faktor routine violation dan exceptional violation. Sementara itu pada preconditions for unsafe acts terdapat environmental factors berupa technological environmental dan personnel factors berupa crew resource management serta personal readiness. Sedangkan pada unsafe supervision terdapat kegagalan berupa inadequate supervision planned inappropriate operations failed to correct a known problem dan supervisory violations.