UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan antara overweight dengan aktivitas fisik dan pola makan remaja usia 13-15 tahun di SMP Negeri 1 Karangploso / Ni Putu Shinta Ayu Devi

Devi, Ni Putu Shinta Ayu - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara overweight dengan aktivitas fisik dan pola makan remaja usia 13-15 tahun di SMP Negeri 1 Karangploso. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif model regresi linear dengan populasi penelitian remaja 13-15 tahun yang mengalami overweight bertempat di SMP Negeri 1 Karangploso dengan jumlah 32 siswa yang telah dipilih secara simple random sampling. Instrumen pada penelitian menggunakan kuesioner atau angket mengenai aktivitas fisik dan pola makan. Kuisioner aktivitas fisik pada penelitian ini menggunakan metode Physical Activity Questionnaire Adolescents (PAQ-A) yang telah dimodifikasi sesuai dengan kondisi dan kebiasaan di Indonesia sedangkan untuk penelitian pola makan mengadaptasi metode 24 hour food recall. Analisis data menggunakan data uji normalitas shapiro wilk uji linieritas uji multikolinieritas uji heteroskedastisitas analisis bivariat menggunakan uji regresi sederhana dan analisis multivariat menggunakan uji regresi berganda. Hasil uji regresi tunggal dihasilkan 2 model antara Aktivitas Fisik terhadap IMT dan Pola Makan terhadap IMT yang hasil modelnya secara berturut-turut yakni Y 30 221-1 129X1 dan Y 23 045 2 204X2 persamaan tersebut menunjukkan hubungan negatif antara IMT dan Aktivitas Fisik dan hubungan positif antara IMT dan Pola Makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan aktivitas fisik dan pola makan terhadap IMT dengan model Y 25 985-0 61X1 1 509x2 persamaan ini menunjukkan bahwa nilai IMT memiliki hubungan negatif dengan aktivitas fisik dimana setiap peningkatan 1 satuan aktivitas fisik akan diikuti dengan penurunan sebesar 0 61 kali lipat pada nilai IMT. Sedangkan hubungan IMT dengan pola makan memiliki hubungan positif dimana setiap peningkatan 1 satuan pola makan akan diikuti dengan 1 509 kali lipat peningkatan pada IMT.Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan indeks massa tubuh pada remaja overweight memiliki koefisien korelasi nilai Sig. F Change 1 44 x 10-9 lt 0 05 sedangkan nilai R 0 754 yang artinya pengaruh variabel aktivitas fisik dan pola makan secara simultan terhadap indeks massa tubuh memiliki kontribusi yang tinggi yaitu sebesar 75 4%.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, 2023.
Deskripsi Fisik
xii, 19 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
4773/RS/23
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2023
Subjek
1. OVERWEIGHT - REMAJA
2. OVERWEIGHT - AKTIFITAS FISIK DAN POLA MAKAN
3. OVERWEIGHT - TEENAGER

Pembimbing
1. Kurniati Rahayuni, S.psi, M.psi, Ph.d; 2. Prisca Widiawati, S.pd, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik