Tesis
Pengaruh penggunaan alat peraga kartu positif negatif terhadap motivasi dan hasil belajar penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat siswa Kelas vi SD Gmit Airnona 1 Kupang / Marchel H. Djami Riwu
Abstrak
Pembelajaran disekolah dasar kebanyakan saat ini terkesan kurang menarik karena dalam penyajiannya masih berpusat pada guru tanpa melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Selain itu guru masih kurang memperhatikan gaya belajar siswa sehingga proses dan hasil belajar masih kurang maksimal. Hal ini bertentangan dengan pembelajaran abad 21 yang menuntut pebelajar untuk turut berperan aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu dibutuhkan alternatif yang mampu mengatasi permasalahan tersebut salah satunya dengan penggunaan alat peraga kartu positif negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alat peraga kartu positif negatif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VI SD GMIT Airnona 1 Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment (eksperimen semu). Kelas eksperimen (kelas VIA) akan diajar dengan alat peraga kartu positif negatif sedangkan kelas kontrol (kelas VIB) menggunakan metode konvensional. Data yang didapatkan dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan perhitungan Independent Sample t-test diperoleh nilai t hitung sebesar 47.293 dengan nilai probabilitas 0 000 atau kurang dari 0 05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh alat peraga kartu positif negatif terhadap motivasi belajar siswa. Hasil perhitungan Independent Sample T-Test pada hasil belajar awal (pretest) di kelas eksperimen maupun kelas kontrol mendapatkan hasil signifikan sebesar 0.512 dengan nilai probabilitas (p) gt 0 05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar awal (pretest) pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Hasil perhitungan Independent Sample T Test pada hasil belajar akhir (posttest) dikelas eksperimen maupun kelas kontrol mendapatkan hasil signifikan sebesar 0 000 dengan nilai probabilitas (p) lt 0 05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar akhir (posttest) pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Bagi guru hendaknya alat peraga kartu positif negatif dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Bagi sekolah hendaknya kepala sekolah memberikan masukan tentang penggunaan alat peraga kartu positif negatif kepada guru-guru agar terciptanya kondisi pembelajaran yang efektif. Bagi peneliti lain hendaknya dapat memanfaatkan hasil penelitian ini dengan sebaik- baiknya dan dapat menerapkan hasil temuan yang diperoleh peneliti untuk kepentingan pendidikan dalam upaya peningkatan motivasi maupun hasil belajar materi bilangan bulat.