Skripsi
Stabilisasi tanah Desa Kedunglurah menggunakan abu ampas tebu terhadap perubahan indeks plastisitas dan kuat geser tanah / Mochammad Rheznanda Alfian Prasetyo
Abstrak
Tanah asli Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek didapati nilai hasil pengujian berupa Lolos saringan nomor 200 36 61% Batas Cair 34 46% Batas Plastis 11 78% dan Indeks Plastisitas 22 49%. Berdasarkan klasifikasi tanah menurut metode AASHTO tanah Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek termasuk dalam kelompok A-7-5(5). Berdasarkan hasil uji tanah tersebut termasuk jenis tanah berlempung dan tergolong kelas subgrade tanah yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait perubahan nilai Indeks Plastisitas dan Kuat Geser pada tanah di Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek dengan menggunakan campuran limbah pabrik gula yaitu Abu Ampas Tebu. Penelitian ini menggunakan rancangan metode deskriptif eksperimental. Penelitian ini menggunakan penambahan bahan Abu Ampas Tebu dengan variasi kadar 0% 6% 10% 14% dan 18% dari berat sampel dengan pemeraman selama 7 (tujuh) hari. Benda uji yang digunakan sebanyak 7 (tujuh) buah dari masing-masing kadar Abu Ampas Tebu dengan subjek pengujian berupa tanah bersifat terganggu. Pengujian yang dilakukan meliputi Batas Cair dan Batas Plastis untuk mencari nilai Indeks Plastisitas dan Kuat Geser Langsung untuk mencari nilai parameter geser yang diperoleh dari hasil nilai Kuat Geser. Berdasarkan penelitian ini diperoleh perubahan nilai Indeks Plastisitas dan Kuat Geser pada tanah di Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek setelah ditambahkan Abu Ampas Tebu. Perubahan nilai indeks plastisitas paling optimal pada penambahan abu ampas tebu dengan kadar 18% dan nilai kuat geser pada kadar 14%. Nilai indeks plastisitas tanah asli sebesar 22 49% menurun menjadi nilai terendah pada variasi campuran AAT pada kadar 18% sebesar 7 26% dan nilai Kuat Geser pada tanah asli sebesar 0 715 kg/cm sup2 berubah paling optimum pada campuran kadar AAT 14% dengan nilai yang dihasilkan sebesar 0.948 kg/cm sup2 .