Skripsi
Eksistensi bimbingan belajar rumahan dalam mengatasi masalah belajar anak di Desa Sukorejo Kecamatan Perak Jombang / Aan Fianabila
Abstrak
Permasalahan belajar anak muncul karena adanya ketidaksesuaian antara apa yang anak-anak butuhkan dengan apa yang mereka terima saat proses pembelajaran di sekolah maupun di rumah. Anak-anak membutuhkan bantuan pendampingan belajar dari orang yang memahami akan hal tersebut. Keberadaan bimbingan belajar rumahan dibutuhkan dan bertahan di tengah masyarakat karena mampu memberikan dampak positif sebagai alternatif solusi dalam mengatasi masalah belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah 1). Menjelaskan bimbingan belajar rumahan dalam mengatasi masalah belajar anak di Desa Sukorejo 2). Menjelaskan keberadaan bimbingan belajar rumahan di tengah masyarakat Desa Sukorejo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Desa Sukorejo Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. Teknik pungumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah observasi wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan ialah teknik interaktif yakni reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini menggunakan uji keabsahan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yang didapatkan dari penelitian ini permasalahan belajar anak meliputi yaitu kurangnya pemahaman anak-anak terhadap mata pelajaran tertentu kemudian ketidaksesuaian cara mengajar pendidik terhadap apa yang diharapkan anak-anak dan keterbatasan waktu untuk mengulang materi tertentu yang masih belum dipahami. Permasalahan belajar tersebut dapat teratasi dengan adanya hasil capaian belajar yang didapat yaitu peningkatan nilai hasil tugas anak-anak pada bimbingan belajar maupun di sekolah dan respon baik dari orang tua serta anak-anak yang senang dan nyaman terhadap pembelajaran yang ada. Eksistensi bimbingan belajar rumahan terus bertahan di tengah masyarakat Desa Sukorejo karena keberadaannya memberikan dampak positif serta menawarkan beberapa kelebihan yang menarik minat masyarakat. Cara mengajar tutor pada bimbingan belajar rumahan fokus pada setiap anak jadi materi pelajaran yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan waktu pelaksanaannya sesuai dengan permintaan kapan anak-anak ingin belajar kemudian pelaksanaannya dilaksanakan di rumah dengan suasana seperti anak-anak ketika di rumah pakaian yang digunakan anak-anak juga bebas sopan bahasa yang digunakan antara anak-anak dan tutor juga tidak formal yang hanya terpaku pada Bahasa Indonesia saja namun juga memakai Bahasa Jawa yang digunakan sehari-hari dan tutor juga membangun hubungan yang dekat dengan anak-anak agar mereka tidak merasa tertekan dan bebas untuk bereskpresi. Beberapa hal tersebut yang membuat bimbingan belajar rumahan terus eksis sampai saat ini.