Skripsi
Analisis kemampuan literasi informasi antara anggota ikatan pustakawan pelajar dan non anggota pada siswa SMAN 5 Malang berdasarkan model empowering eight / Marshanda Anta Azzarah
Abstrak
Fokus penelitian ini adalah mengetahui analisis perbandingan antara anggota ikatan pustakawan pelajar dan non anggota dalam kemampuan literasi informasi berdasarkan model empowering eight untuk menyelesaikan tugas makalah. Anggota ikatan pustakawan pelajar tentunya memiliki frekuensi kunjungan ke perpustakaan yang berbeda dengan siswa yang tidak tergabung karena secara tidak langsung tugas dan fungsinya berkaitan erat dengan perpustakaan.Penelitian yang akan dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif mono-variabel. Sumber data primer adalah sampel penelitian utama sejumlah 93 yang diambil dari masing-masing jenjang dan tipe keanggotaan yang didapatkan dari skor-skor angket penelitian. Perolehan data sekunder menggunakan literatur pendukung dan penelitian terdahulu. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini ialah quota sampling nilai 93 dari anggota DLC dan non-anggota (kelas X H kelas XI MIPA 7 XII MIPA KBC). Prosedur analisis data menggunakan uji validitas (korelasi pearson) uji reliabilitas (croncbach rsquo s alpha) analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara anggota DLC memperoleh nilai keterampilan sebesar 83.32 (sangat baik) sedangkan non-anggota DLC memperoleh nilai 75.62 (baik). Kekurangan utama siswa anggota DLC dan non-anggota DLC adalah dalam menentukan topik penyusunan makalah. Keunggulan siswa kedua kelompok terdapat pada keterampilan menyeleksi informasi. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kemampuan literasi informasi khususnya dalam mengidentifikasi informasi untuk keperluan menentukan topik makalah seperti perpustakaan dapat memberikan pelatihan dan workshop mengenai literasi informasi.