Skripsi
Analisis proyeksi penduduk terhadap kebutuhan beras di Kabupaten Tulungagung tahun 2020-2040 / Devi Laksmi Cahyaningratri Wardoyo
Abstrak
Dalam suatu negara harus memiliki perencanaan ketahanan pangan. Kebutuhan pangan menjadi kebutuhan yang krusial hingga menjadi ukuran stabilitas ekonomi. Penduduk Indonesia yang jumlahnya terus meningkat muncul kekhawatiran adanya ketimpangan antara jumlah penduduk dengan ketersediaan jumlah makanan pokok yaitu beras. Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu penghasil beras terbesar di Provinsi Jawa Timur. Namun disisi lain penduduknya terus meningkat dalam tahun 2015-2020 tumbuh 6 72%. Pertambahan jumlah penduduk tersebut membutuhkan pasokan beras yang cukup sedangkan jumlah penduduk di masa mendatang akan bertambah dan mayoritas masih mengonsumsi beras. Proyeksi penduduk digunakan dalam perhitungan jumlah penduduk Kabupaten Tulungagung tahun 2020-2040 dengan bantuan aplikasi Spectrum 6 dapat pula mengetahui kebutuhan berasnya serta persediaan beras tiap tahunnya. Pada Tahun 2020 sampai 2040 Kabupaten Tulungagung mengalami surplus beras. Dengan rata-rata selisih antara persediaan dan kebutuhan beras yaitu 53.992 38 ton. Pertumbuhan penduduk Kabupaten Tulungagung yang telah diproyeksikan bertambah melambat. Produksi yang meningkat karena adanya penguatan kualitas tanam padi dengan kebutuhan beras adalah berbanding lurus. Dengan demikian Kabupaten Tulungagung di tahun 2020-2040 dapat mencukupi kebutuhan beras penduduknya.