Skripsi
Analisis manajemen modal kerja dalam upaya meningkatkan nilai profitabilitas pada UMKM tas permata collection Yangulangin Sidoarjo / Refita Nuryansari
Abstrak
Sebuah usaha mikro kecil dan menengah dalam upaya mempertahankan eksistensinya serta menciptakan tingkat profitabilitas secara maksimal maka harus menerapkan efektivitas operasional. Efektivitas operasional ini dilakukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki suatu usaha. Salah satu sumber daya keuangan suatu usaha ialah modal kerja. Modal kerja merupakan bentuk investasi perusahaan pada asset lancar yang digunakan untuk membiayai dan mendukung seluruh kegiatan operasional. Dana yang tersedia dalam modal kerja digunakan untuk menjaga kelancaran kegiatan operasional yang nantinya akan mendatangkan laba bagi usaha tersebut. Berdasarkan hal ini maka suatu usaha harus mengatur serta mengelola ketersediaan modal kerja sesuai dengan kebutuhan guna meminimalisir dana yang tidak produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi UMKM tas Permata Collection saat ini bagaimana UMKM Tas Permata Collection dalam memaknai modal kerja jenis modal kerja apa yang diterapkan serta bagaimana menentukan manajemen modal kerja atas investasi modal kerja dalam aktivitas bisnis sehari-hari dan bagaimana penggunaan modal kerja yang efektif dalam meningkatkan profitabilitas usahanya. Jenis analisis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa makna modal kerja bagi UMKM Tas Permata Collection Tangglangin ialah berupa dana (uang) dan modal kepercayaan atau sosial antar para distributor bahan baku dan pihak internal maupun eksternal. Selain itu UMKM Tas Permata Collection Tanggulangin menerapkan konsep modal kerja kuantitatif dengan jenis variabel siklis. Faktor penentu modal kerja berasal dari faktor internal (kapasitas sumber daya manusia data akuntansi kapasitas produksi dan lokasi pabrik) dan eksternal (harga bahan baku dan permintaan pasar). Hasil perhitungan metode keterikatan dana yang dilakukan peneliti menunjukkan terjadi kelebihan investasi dalam kurun waktu 2016-2020 sekitar 30% hingga lebih 50%. Hal tersebut dikarenakan sumber modal kerja yang tidak sebanding dengan penggunaannya sehingga adanya kelebihan dana dalam salah satu instrumen modal kerja. Kurang optimalnya dalam mengelola modal kerja yang dimilikinya sehingga mengakibatkan penurunan profitabilitas usaha.