Disertasi
Pengaruh implementasi cyber culture terhadap penggunaan e-tourism dimediasi self efficacy on computer usage, personal innovativeness, perceived usefullnes, dan perceived ease of use pada pengguna aplikasi eastjavatrip / Krido Eko Cahyono
Abstrak
Penerimaan teknologi penting sekali terhadap masyarakat dan organisasi secara keseluruhan seperti yang diitereprentasikan pada Model Penerimaan Teknologi (TAM). Hasil dari pengimplementasian TAM salah satunya adalah dapat mengetahui aspek manakah pada sistem yang paling berpengaruh sehingga dapat memberi saran untuk pengembangan dan perancangan pada versi berikutnya. Proses perancangan menjadi penting karena dalam perancangan terdapat atribut atribut dari sistem informasi yang telah menentukan kesuksesan dan kualitas sistem informasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Cyber Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Self Efficacy On Usage Personal Innovativeness dan penggunaan E-tourism. Self Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use. Personal Innovativeness berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived usefulness dan perceived ease of use. Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan E-Tourism. Self Efficacy berpengaruh terhadap Penggunaan E-Tourism dengan Dimediasi oleh Perceived Usefullness dan Personal Innovativeness berpengaruh terhadap Penggunaan E-Tourism dengan Dimediasi oleh Perceived Ease of Use. Populasi penelitian ialah keseluruhan pengguna internet yang memakai layanan E-Tourism di web Eastjavatrip sebanyak 3 206 orang melalui follower media sosial Instagram dengan jumlah follower 2.535 orang dan Facebook dengan jumlah follower 671 orang. Jumlah sampel diperoleh dengan menggunakan alat sample size calculator by raosoft sebanyak 344 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner diukur dengan skala Likert. Teknik analisis menggunakan SEM dan PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cyber Culture berpengaruh positif signifikan terhadap Self Efficacy Personal Innovativeness dan Penggunaan E Tourism. Self Efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use. Personal Innovativeness berpengaruh positif signifikan terhadap Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use. Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use berpengaruh positif signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism. Self Efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism dengan dimediasi oleh Perceived Usefullness. Dan Personal Innovativeness berpengaruh positif signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism dengan dimediasi oleh Perceived Ease of Use. Cyber Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism dengan Dimediasi oleh Personal Innovativeness dan Perceived Usefullness. Cyber Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism dengan Dimediasi oleh Self Efficacy dan Perceived Ease of Use. Cyber Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism dengan Dimediasi oleh Personal Innovativeness dan Perceived Usefullness. Cyber Culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan E-Tourism dengan Dimediasi oleh Personal Innovativeness dan Perceived Ease of Use. Kontribusi penelitian ini untuk meningkatkan penggunaan e-Tourism agar dapat melakukan peningkatan Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use pada pengguna layanan E-Tourism. Untuk meningkatkan Perceived Usefullness dan Perceived Ease of Use harus memperhatikan faktor Cyber Culture Self Efficacy dan Personal Innovativeness. Sementara Cyber Culture dapat mempengaruhi Self Efficacy dan Personal Innovativeness yang dapat disimpulkan efikasi diri dan inovasi diri dapat ditingkatkan oleh Budaya Cyber yang terjadi di era modern saat ini. Untuk meningkatkan Cyber Culture pengguna layanan E Tourism dapat dilakukan strategi seperti memperhatikan kemudahan pengguna aplikasi melalui pemberian tutorial penggunaan atau video langkah penggunaan aplikasi. Strategi peningkatan Self Efficacy meliputi pembuatan menu (Interface) aplikasi yang mudah. Strategi peningkatan Personal Innovativeness melalui penciptaan desain baru dengan memperbanyak informasi dari menu aplikasi. Strategi peningkatan Perceived Usefullness dilakukan melalui pemberian perincian biaya yang diperlukan untuk menuju lokasi wisata yang dituju. Strategi peningkatan Perceived Ease of Use melalui penambahan informasi pada Aplikasi EastJavaTrip serta memberikan sarana diskusi. Untuk meningkatkan sektor pariwisata khususnya UMKM dapat dimunculkan informasi keberadaan UMKM pada website ataupun aplikasi EastJavaTrip agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar tempat wisata di Jawa Timur.