Tesis
Pengaruh kesadaran politik Warga Negara terhadap tingkat partisipasi politik dalam pemilihan Gubernur di Kabupaten Flores Timur. / Arnoldus Yansen Ligi Hayon
Abstrak
Partisipasi politik warga negara merupakan salah satu bentuk kegiatan warga negara dalam menentukan segala keputusan yang berkaitan dengan pemerintahan salah satunya yakni partisipasi dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur. Partisipasi aktif mereka dalam aktifitas pemilihan sangat menentukan arah pembangunan wilayahnya sehingga dinantikan seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat mau berperan aktif di dalamnya. Berkaitan dengan hal itu salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tinggi-rendahnya tingkat partisipasi politik masyarakat adalah kesadaran politik mereka. Kesadaran politik menunjukkan perasaan bahwa masyarakat dapat sedikit banyak mempengaruhi kebijakan pemegang kekuasaan atau warga masyarakat percaya bahwa ia memiliki efek politik. Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimana kesadaran politik warga negara dalam Pemilihan Gubernur di Kabupaten Flores Timur (2) Bagaimana tingkat partisipasi politik warga negara dalam Pemilihan Gubernur di Kabupaten Flores Timur (3) Adakah pengaruh kesadaran politik terhadap tingkat partisipasi politik dalam Pemilihan Gubernur di Kabupaten Flores Timur Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilih pemula yang berusia 17-21 tahun yang terdaftar di DPT Kabupaten Flores Timur pada Pemilihan tahun 2018 yang berjumlah 1.231 orang. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik simple random sampling dengan menetapkan 10% dari anggota populasi sebagai sampel sehingga diperoleh sampel sebanyak 125 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online (Google Form). Sub variabel kesadaran politik meliputi kesadaran input kesadaran output serta penerimaan informasi dan pemberian ide. Sementara itu sub variabel partisipasi politik meliputi keikutsertaan dalam kegiatan kampanye politik dan keikutsertaan dalam kegiatan Pemilihan langsung. Hasil uji validitas instrumen kuesioner dari total 34 item menunjukkan ada 7 item yang tidak valid sehingga jumlah item akhir sebanyak 27 item. Sementara itu hasil uji reliabiltasnya sebesar 0 894 untuk kuesioner kesadaran politik dan 0 916 untuk kuesioner partisipasi politik sehingga status reliabilitas kedua kuesioner itu adalah baik. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif uji asumsi dasar dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menyimpulkan (1) Kesadaran politik warga negara dalam Pemilihan di Kabupaten Flores Timur termasuk tinggi rinciannya yaitu 94 4% responden memiliki kesadaran politik yang tinggi dan 5 6% responden kesadaran politiknya termasuk sedang (2) Tingkat partisipasi politik warga negara dalam Pemilihan di Kabupaten Flores Timur termasuk tinggi rinciannya yaitu 88 8% responden tingkat partisipasi politiknya termasuk tinggi 9 6% responden tingkat partisipasi politiknya tergolong sedang serta 1 6% responden tingkat partisipasi politiknya termasuk rendah (3) Ada pengaruh yang positif dan signifikan kesadaran politik terhadap tingkat partisipasi politik dalam Pemilihan di Kabupaten Flores Timur dimana nilai sig t (000) lt 0 05 serta koefisien kesadaran politik sebesar 0 809 artinya semakin tinggi kesadaran politik warga negara maka semakin meningkatkan partisipasi politiknya dalam Pemilihan di Kabupaten Flores Timur.