Skripsi
Pengembangan unit kegiatan belajar mandiri elektronik (e-ukbm) berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar kognitif siswa Kelas X SMA Laboratorium UM pada materi plantae / Moniq Indah Setyo Ningsih
Abstrak
Pembelajaran abad 21 tidak fokus pada kemampuan kognitif saja tetapi juga pada beberapa keterampilan. Keterampilan abad 21 yang harus dimiliki siswa salah satunya adalah keterampilan komunikasi. Pembelajaran abad 21 juga menyatukan literasi sikap dan penguasaan teknologi. Siswa kelas X MIA 2 SMA Laboratorium UM memiliki keterampilan komunikasi yang masih rendah. Pendekatan saintifik belum diterapkan sepenuhnya karena pembelajaran yang diterapkan bukan inkuiri. Guru mempunyai kendala dalam menerapkan pembelajaran yang inovatif dan efektif tentang materi Plantae agar siswa tertarik mempelajari dunia tumbuhan. Berkaitan dengan itu maka diperlukan pengembangan bahan ajar inovatif yang dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar kognitif siswa. Bahan ajar yang dikembangkan adalah E-UKBM yaitu bahan ajar yang dibuat secara khusus dan sistematis berdasarkan kurikulum yang dikemas menjadi sebuah unit pembelajaran yang dapat digunakan siswa secara mandiri untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyusun E-UKBM berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar kognitif serta menguji validitas kepraktisan dan efektivitas E-UKBM berbasis inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas X SMA Laboratorium UM pada materi Plantae. Penelitian dan pengembangan ini merujuk pada model ADDIE yang memiliki lima tahapan yakni menganalisis merancang mengembangkan mengimplementasikan dan mengevaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan uji validitas oleh ahli materi ahli bahan ajar dan ahli perangkat pembelajaran uji kepraktisan oleh praktisi lapangan dan siswa yang telah menempuh materi Plantae dan uji efektivitas oleh siswa kelas X MIA 2 SMA Laboratorium UM. Data kualitatif berupa komentar dan saran dari validator praktisi lapangan dan siswa yang telah menempuh materi Plantae. Data kuantitatif berupa persentase hasil uji validitas uji kepraktisan nilai n gain pre test dan post test dan persentase keterampilan komunikasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan produk. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi angket uji kepraktisan soal pre test dan post test serta lembar observasi keterampilan komunikasi. Data yang didapat kemudian dianalisis untuk mendapat hasil uji validitas uji kepraktisan dan uji efektivitas produk yang dikembangkan. Produk E-UKBM dinyatakan sangat valid oleh validator ahli materi dan ahli bahan ajar sebesar 100% dan 95 7%. E-UKBM dinyatakan sangat praktis oleh praktisi lapangan sebesar 87 7% dan oleh siswa melalui uji coba perseorangan sebesar 85 7% uji coba kelompok kecil 88 5% dan uji coba lapangan 89 2%. E-UKBM dinyatakan cukup efektif meningkatkan hasil belajar kognitif berdasarkan persentase N gain sebesar 71% dan berdasarkan nilai N gain yaitu 0 71 yang tergolong sedang. Hasil observasi keterampilan komunikasi setelah penggunaan E-UKBM dalam pembelajaran adalah 71% dan tergolong kategori tinggi. Hasil observasi keterampilan komunikasi setelah penggunaan E-UKBM dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan sebesar 20% dari hasil observasi sebelum penggunaan E-UKBM. Produk E-UKBM berbasis inkuiri terbimbing materi Plantae yang dikembangkan telah mencapai kriteria validitas kepraktisan dan efektivitas.