Tesis
Peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak (studi pada dinas pemberdayaan perempuan dan perlindunagn anak serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana dan yayasan embun di Kota Surabaya) / Andrianto
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis peran Pemerintah Daerah dan Yayasan Embun dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak di Kota Surabaya kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah Daerah dan Yayasan Embun dalam mencegah tindak kekerasan seksual terhadap anak di Kota Surabaya kendala apa saja yang dihadapi Pemerintah Daerah dan Yayasan Embun dalam mencegah tindak kekerasan seksual terhadap anak di Kota Surabaya dan solusi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan Yayasan Embun apabila terjadi kendala dalam mencegah tindak kekerasan seksual terhadap anak di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling dimulai dari bertanya kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana sub bidang mana yang memiliki peran dalam pencegahan terhadap kekerasan seksual sedangkan untuk Yayasan Embun Surabaya langsung bertanya siapa relawan yang masih aktif dalam pencegahan terhadap kekerasan seksual. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi partisipan dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan penjodohan pola. Teknik keabsahan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik yaitu dengan mencari data dari sumber yang berbeda dan mencocokan dari observasi dokumentasi dan hasil wawancara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kemitraan Kim S. Uhlik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Peran yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana adalah melakukan psiko edukasi di Pusat Pembelajaran Keluarga dan Sosialisasi Dinamika Remaja serta melakukan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak. Peran yang dilakukan Yayasan Embun Surabaya adalah menjadi pemateri dalam kegiatan seminar dan memberikan sosialisasi ke sekolah ndash sekolah. 2). Kolaborasi yang dilakukan adalah menjadikan Yayasan Embun Surabaya sebagai pemateri dalam program sosialisasi dinamika remaja dan juri dalam program Kampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak 3). Kendala yang dihadapi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana adalah terkendala masalah teknis dan jumlah peserta yang datang tidak sesuai dengan target dalam kegiatan seminar dan kampung kesulitan untuk mendeskripsikan kondisi kampungnya dalam portofolio. Kendala Yayasan Embun Surabaya adalah kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya dana 4). Solusi yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana adalah mengundang jauh ndash jauh hari peserta seminar dan bekerjasama dengan mahasiswa untuk membantu pembuatan portofolio. Solusi yang dilakukan Yayasan Embun Surabaya adalah membuka lowongan relawan dan melakukan pembenahan tujuan lembaga ke notaris.